Nasional  

Banjir Terjang Enam Kecamatan BNPB Catat Ribuan Rumah Terendam di Kabupaten Sarolangun Jambi

Banjir merendam pemukiman warga di enam kecamatan di Kabupaten Sarolangun pada Sabtu (25/4). Sebanyak 5 rumah dan 6 jembatan gantung mengalami rusak berat.
Banjir merendam pemukiman warga di enam kecamatan di Kabupaten Sarolangun pada Sabtu (25/4). Sebanyak 5 rumah dan 6 jembatan gantung mengalami rusak berat. (Dok. HO/Faktakalbar.id)

Faktakalbar.id, JAMBI – Bencana hidrometeorologi berupa banjir di Kabupaten Sarolangun Provinsi Jambi merendam ribuan permukiman warga pada Sabtu (25/4/2026).

Peristiwa banjir besar yang melanda enam kecamatan sekaligus ini terjadi menyusul curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut hingga memicu luapan debit air sungai ke area permukiman.

Baca Juga: Sungai Welang Meluap, Banjir di Kota Pasuruan Rendam Tujuh Kelurahan

Berdasarkan pemutakhiran data penanganan bencana Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) periode Senin (27/4/2026) hingga Selasa (28/4/2026), sebaran wilayah terdampak cukup luas.

Kecamatan yang terdampak meliputi Kecamatan Pauh tepatnya di Desa Kasang Melintang dan Kecamatan Batang Asal yang mencakup Desa Bukit Berantai, Pekan Gedang, Pulau Salak Baru, Paniban Baru, Bantu Empang, Muaro Pemuat, serta Simpang Narso.

Kawasan lain yang juga diterjang genangan air adalah Kecamatan Bathin VIII yang meliputi Desa Tanjung Gagak, Rantau Gedang, Pulau Buayo, Teluk Kecimbung, Tanjung, Pulau Melako, Limbur Tembesi, dan Muara Lati.

Selanjutnya luapan air juga merendam Kecamatan Lemur di Desa Pulau Pandan dan Muara Limun, Kecamatan Cermin Nan di Desa Tendah, Pemuncak, Telok Tigo, Sungai Keramat, Lubuk Resam Hilir, dan Telur Rendah, serta Kecamatan Sarolangun di wilayah Desa Sungai Abang, Baru, Brunei Dalam, Lidung, dan Ladang Panjang.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sarolangun mencatat secara rinci tingkat kerusakan infrastruktur akibat banjir di Kabupaten Sarolangun ini.

Terdapat lima unit rumah warga dan enam unit jembatan gantung yang mengalami rusak berat usai diterjang arus. Selain itu empat unit rumah dan satu unit jembatan tercatat mengalami rusak ringan.

Secara keseluruhan genangan air merendam hingga 1.551 unit rumah warga di enam kecamatan tersebut.