Angin Kencang di Lombok Barat Rusak Belasan Rumah, Satu Keluarga Terpaksa Mengungsi

Kondisi rumah warga yang rusak akibat diterjang angin kencang yang melanda wilayah Desa Kakeri, Kecamatan Gunung Sari, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Senin (20/4).
Kondisi rumah warga yang rusak akibat diterjang angin kencang yang melanda wilayah Desa Kakeri, Kecamatan Gunung Sari, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Senin (20/4). (Dok. HO/Faktakalbar.id)

Faktakalbar.id, LOMBOK BARAT — Bencana hidrometeorologi berupa hujan deras yang disertai angin kencang di Lombok Barat menerjang kawasan padat penduduk di Desa Kakeri, Kecamatan Gunung Sari, Provinsi Nusa Tenggara Barat, pada Senin (20/4/2026) sore sekitar pukul 15.15 WITA.

Akibat insiden cuaca ekstrem yang berlangsung tiba-tiba ini, belasan tempat tinggal warga dilaporkan mengalami kerusakan dan memaksa sebagian warga untuk segera mencari tempat berlindung yang lebih aman.

Baca Juga: BNPB: Rentetan Kejadian Bencana Alam Landa Sejumlah Wilayah Indonesia

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang terus memantau situasi melaporkan bahwa pusaran angin tersebut mengakibatkan total 12 unit rumah warga mengalami kerusakan fisik.

Berdasarkan proses pendataan kaji cepat di lokasi kejadian, rincian kerusakan tersebut mencakup 11 unit rumah yang mengalami rusak ringan, sementara satu unit rumah lainnya tercatat berstatus rusak berat akibat kuatnya sapuan angin.

Kerusakan struktur bangunan yang cukup parah pada salah satu rumah membuat penghuninya tidak lagi memiliki tempat berlindung.

Laporan situasi dari tim pusat menyebutkan bahwa satu keluarga yang terdampak bencana tersebut kini telah dievakuasi dan mengungsi ke rumah kerabat yang kondisinya dipastikan jauh lebih aman dan layak huni.

Merespons situasi darurat tersebut, tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lombok Barat bersama aparat perangkat desa setempat hingga Selasa pagi masih bersiaga di lokasi.

Mereka terus berupaya melakukan langkah penanganan darurat, termasuk membantu perbaikan sementara bangunan dan melakukan pendataan lanjutan terkait kerugian materiil.

Insiden angin kencang di Lombok Barat ini dikonfirmasi sebagai bagian dari rentetan fenomena bencana hidrometeorologi basah yang kini tengah mendominasi laporan kejadian di Indonesia.

Merujuk pada data prakiraan cuaca yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), potensi curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diperkirakan masih akan mengepung hampir di seluruh wilayah Tanah Air selama dua hari ke depan.