94 Mahasiswa Fikes Psikologi UM Pontianak Ikuti Yudisium, Puluhan Lulus Cepat Lewat Jalur Jurnal

"Fakultas Ilmu Kesehatan dan Psikologi UM Pontianak gelar yudisium untuk 94 mahasiswa. Puluhan di antaranya sukses lulus cepat 3,5 tahun berkat jalur jurnal."
Fakultas Ilmu Kesehatan dan Psikologi UM Pontianak gelar yudisium untuk 94 mahasiswa. Puluhan di antaranya sukses lulus cepat 3,5 tahun berkat jalur jurnal. (Dok. HO/Faktakalbar.id)

Faktakalbar.id, PONTIANAK – Sebanyak 94 mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan dan Psikologi Universitas Muhammadiyah (UM) Pontianak resmi menyandang status lulusan usai mengikuti prosesi yudisium di Hotel Alimoer pada Kamis (23/4).

Dari puluhan peserta tersebut, separuh di antaranya berhasil mencatatkan kelulusan lebih cepat dalam waktu 3,5 tahun berkat skema publikasi jurnal ilmiah.

Prosesi pengukuhan akademik ini melibatkan 78 lulusan dari Program Studi (Prodi) Kesehatan Masyarakat dan 16 lulusan dari Prodi Psikologi.

Penyelenggaraan yudisium kali ini sengaja mengusung napas emansipasi dengan mengadaptasi tema Kartini, merespons momentum perayaan Hari Kartini yang jatuh pada pekan yang sama.

Baca Juga: Aturan Setara Gender Sudah Lengkap, Implementasi Hukum Perempuan Dinilai Masih Tersandung Kultur

Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan dan Psikologi UM Pontianak, Dedy Alamsyah, menyoroti pentingnya peran krusial lulusan di sektor kesehatan, khususnya kontribusi kaum perempuan dalam membangun demografi yang tangguh di masa depan.

“Perempuan sehat akan melahirkan generasi kuat. Karena itu, lulusan hari ini diharapkan mampu mengambil peran dalam menciptakan masyarakat yang sehat dan berkualitas,” ujarnya di sela-sela kegiatan.

Sementara itu, tren kelulusan di luar jalur skripsi konvensional tampak mendominasi capaian akademik fakultas tahun ini.

Ketua Prodi Kesehatan Masyarakat, Elly Trisnawati, memaparkan bahwa 44 mahasiswanya sukses merampungkan studi hanya dalam kurun waktu 3,5 tahun.

Percepatan ini dipicu oleh kebijakan kampus yang memfasilitasi jalur jurnal, di mana mahasiswa dilibatkan dalam riset dosen dan diwajibkan menghasilkan publikasi ilmiah pada jurnal terakreditasi SINTA sebagai pengganti beban skripsi.

Secara akademis, kurikulum mahasiswa kesehatan masyarakat difokuskan pada pendekatan project-based learning dan pembentukan soft skill melalui Pengalaman Belajar Lapangan (PBL), program magang, serta Kuliah Kerja Usaha (KKU).

Skema kelulusan cepat melalui jurnal ilmiah ini juga sukses diimplementasikan oleh Prodi Psikologi. Ketua Prodi Psikologi, Rizki Fitlya, menyebutkan bahwa dari 16 peserta yudisium di prodinya, enam di antaranya berhasil menuntaskan studi dalam durasi 3,5 tahun melalui jalur tersebut.

Selama masa studi, mahasiswa dibekali kemampuan aplikatif mencakup kajian psikologi pendidikan, sosial, klinis, perkembangan, hingga industri. Kesiapan kerja mereka juga dimatangkan melalui kewajiban magang dan Praktik Kerja Unit (PKU) pada semester akhir.