Cegah Dampak Kemarau Ekstrem, BNPB Dorong Mitigasi Karhutla di Kalimantan Barat secara Terpadu

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto melanjutkan konsolidasi dalam Rapat Koordinasi Penanggulangan Karhutla di Balai Petitih Kantor Gubernur, Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis (16/4).
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto melanjutkan konsolidasi dalam Rapat Koordinasi Penanggulangan Karhutla di Balai Petitih Kantor Gubernur, Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis (16/4). (Dok. HO/Faktakalbar.id)

Faktakalbar.id, PONTIANAK – Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto memimpin Rapat Koordinasi Penanggulangan Karhutla di Balai Petitih. Suharyanto mengingatkan bahwa lahan gambut di Kalimantan memiliki karakteristik yang sulit dipadamkan jika sudah terbakar.

Belajar dari pengalaman fase El Nino tahun 2015, 2019, dan 2023, BNPB kini lebih memfokuskan tindakan preventif melalui patroli terpadu dan pembasahan lahan (rewetting).

Baca Juga: Pangdam XII/Tanjungpura Siagakan Personel TNI Perkuat Satgas Karhutla di Kalimantan Barat

Sebagai dukungan konkret terhadap upaya mitigasi Karhutla di Kalimantan Barat, BNPB menyalurkan bantuan peralatan pemadam senilai Rp2,9 miliar.

Bantuan ini didistribusikan kepada BPBD Kabupaten Mempawah, Kubu Raya, dan Sambas dalam bentuk tangki fleksibel, pompa pemadam, selang polyster, hingga Alat Pelindung Diri (APD) lengkap.

Selain itu, Kodam XII/Tanjungpura dan Polda Kalimantan Barat juga menerima bantuan unit mobil dapur lapangan serta perangkat pendukung lainnya.