Prakiraan Cuaca Kalimantan Barat Rabu 15 April, Waspada Hujan Disertai Petir

Peta potensi hujan harian di wilayah Kalimantan Barat periode 15 hingga 21 April 2026 berdasarkan pemutakhiran data resmi dari BMKG.
Peta potensi hujan harian di wilayah Kalimantan Barat periode 15 hingga 21 April 2026 berdasarkan pemutakhiran data resmi dari BMKG. (Dok. HO/Faktakalbar.id)

Faktakalbar.id, PONTIANAK – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca Kalimantan Barat untuk hari Rabu (15/4/2026), yang menunjukkan dominasi potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang di sebagian besar wilayah sejak pagi, siang, hingga sore hari.

Kondisi cuaca tersebut diprakirakan akan turun merata di sejumlah kabupaten dan kota di Provinsi Kalimantan Barat.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Kalimantan Barat Kamis 9 April 2026: Waspada Hujan Petir dan Angin Kencang

Menyikapi dinamika atmosfer ini, BMKG secara resmi mengeluarkan peringatan dini agar masyarakat lebih mewaspadai potensi hujan yang dapat disertai kilat atau petir serta tiupan angin kencang berdurasi singkat pada jam-jam rawan tersebut.

Berdasarkan pemutakhiran data peta potensi hujan harian BMKG yang dirilis pada Selasa (14/4/2026) pukul 20.20 WIB, curah hujan pada 15 April 2026 berada pada kategori hujan ringan (0,5 hingga 20 milimeter per hari) dan hujan sedang (20 hingga 50 milimeter per hari).

Wilayah dengan indikator hujan sedang pada hari Rabu ini meliputi Kabupaten Bengkayang, Kapuas Hulu, Kota Singkawang, Landak, Sanggau, dan Sintang.

Sementara itu, beberapa wilayah kabupaten dan kota lainnya seperti Kayong Utara, Ketapang, Kota Pontianak, Kubu Raya, Melawi, Mempawah, Sambas, dan Sekadau diprakirakan akan didominasi oleh kondisi hujan ringan di sepanjang hari.

Selain data harian untuk hari Rabu, BMKG juga merilis proyeksi potensi hujan selama sepekan ke depan yang berlaku hingga Selasa, 21 April 2026.

Dalam periode tersebut, kondisi cuaca berawan yang diselingi hujan ringan akan terus mewarnai langit Kalimantan Barat. Beberapa kabupaten tercatat memiliki pola cuaca yang dinamis, bertransisi antara hujan ringan menuju hujan sedang secara bergantian pada hari-hari tertentu.

Fenomena cuaca ini menuntut tingkat kewaspadaan ekstra dari masyarakat, terutama bagi mereka yang banyak beraktivitas di luar ruangan maupun para pengguna jalan raya.