Faktakalbar.id, PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menegaskan peran strategis Bank Pembangunan Daerah (BPD) Kalimantan Barat sebagai pilar utama dalam mendukung pembangunan dan memperkuat kemandirian fiskal daerah.
Penegasan ini disampaikan secara langsung bertepatan dengan momentum peringatan HUT ke-62 Bank Kalbar di Pontianak pada Rabu (15/4/2026).
Baca Juga: Pemkot Singkawang Percayakan Bank Kalbar Kawal Gaji Ratusan Pensiunan ASN
Gubernur menekankan bahwa institusi perbankan daerah tersebut mengemban amanah besar untuk terus berinovasi guna mengoptimalkan kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Menurutnya, kemajuan ekonomi di wilayah Kalimantan Barat sangat ditentukan oleh kemampuan bank daerah dalam menjalankan fungsi intermediasi secara efektif.
Sebagai salah satu penggerak utama roda ekonomi daerah, Bank Kalbar tidak hanya dituntut untuk unggul dalam kompetisi layanan perbankan.
BUMD ini juga harus berperan aktif dalam mendorong percepatan berbagai proyek pembangunan strategis yang berdampak langsung bagi masyarakat luas.
“Saya berharap Bank Kalbar terus menjadi pilar penggerak ekonomi daerah yang memberikan pelayanan terbaik serta menghadirkan inovasi yang berdampak nyata. Peran ini sangat krusial dalam mendukung pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Barat,” tegas Ria Norsan.
Dalam kesempatan yang sama, Ria Norsan juga menyampaikan apresiasi atas capaian prestasi Bank Kalbar yang baru saja kembali meraih predikat Bintang 5 untuk kelima kalinya secara berturut-turut pada ajang penghargaan nasional TOP Business di Jakarta, Senin (13/4/2026).
“Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas keberhasilan ini. Konsistensi mempertahankan predikat Bintang 5 selama lima kali berturut-turut menjadi bukti nyata tata kelola perusahaan yang sehat, akuntabel, dan kompetitif. Ini merupakan kado istimewa pada momentum HUT ke-62 Bank Kalbar,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa optimalisasi kinerja BUMD sebagai aset strategis daerah menjadi salah satu kunci penguatan fondasi ekonomi.
















