Faktakalbar.id, PONTIANAK – Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Barat memastikan penerapan sistem pengamanan berstandar internasional sekaligus menyusun skema mitigasi bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) menjelang turnamen Asian Volleyball Confederation (AVC) Men’s Champions League 2026.
Langkah strategis ini dibahas secara komprehensif dalam rapat koordinasi lintas sektoral di Kantor Gubernur Kalbar, Kota Pontianak, Rabu (15/4/2026).
Baca Juga: Jelang AVC Men’s Champions League 2026, Kalbar Kebut Kesiapan Venue dan Mitigasi Karhutla
Kapolda Kalbar Irjen Pol Pipit Rismanto memberikan atensi serius pada faktor cuaca alam. Rangkaian turnamen voli internasional tersebut dijadwalkan berlangsung berdekatan dengan prediksi datangnya musim kemarau di wilayah Kalimantan.
Oleh karena itu, selain menyusun barikade pengamanan fisik, mitigasi ancaman Karhutla di sekitar area kejuaraan dijadikan sebagai prioritas utama.
“Kami memberikan atensi khusus pada mitigasi Karhutla yang diprediksi mulai terjadi pada Mei mendatang. Kita berkoordinasi ketat dengan BNPB untuk kemungkinan modifikasi cuaca agar kabut asap tidak mengganggu jalannya pertandingan maupun kesehatan para atlet,” tegas Pipit saat memimpin rapat.
Untuk mendukung kelancaran pengamanan AVC 2026 di Kalbar, unsur Tentara Nasional Indonesia (TNI) telah menyatakan kesiapan penuh untuk mem-back up seluruh operasional Polri dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah selama turnamen berlangsung. Sinergi aparat keamanan ini dirancang untuk menutup seluruh celah potensi gangguan keamanan.
Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Kalbar Kombes Pol Bambang Suharyono menjelaskan lebih rinci terkait teknis pengamanan di lapangan. Sistem yang diterapkan akan mengadopsi regulasi standar keamanan tingkat internasional.
















