“Kita patut bersyukur karena jembatan yang sejak lama menjadi harapan kita bersama akhirnya dapat terwujud. Saya mengetahui persis bagaimana perjuangannya karena ikut mengawal proses ini sejak awal. Meski fisik jembatan telah selesai tahun lalu, baru tahun ini dapat saya resmikan agar dapat segera dirasakan manfaatnya secara luas,” ujar Alexander Wilyo.
Kehadiran Jembatan Karab diharapkan mampu memicu pertumbuhan ekonomi lokal melalui kelancaran arus barang, distribusi hasil pertanian, serta akses yang lebih layak menuju fasilitas pendidikan dan kesehatan.
Baca Juga: Tingkatkan Disiplin Anggota, Kasat Pol PP Ketapang Gelar Konsolidasi Bersama PTI
Dengan terpangkasnya waktu tempuh, biaya transportasi masyarakat diharapkan dapat ditekan secara signifikan.
Alexander juga mengingatkan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga aset daerah tersebut demi kelancaran aktivitas jangka panjang.
Ia meminta warga dan Kepala Desa Mekar Raya untuk bersama-sama merawat jembatan yang telah dibangun.
Peresmian ditandai dengan prosesi pengguntingan pita yang disaksikan oleh unsur Forkopimcam, perangkat daerah, tokoh masyarakat, serta warga Desa Mekar Raya.
Pemerintah Kabupaten Ketapang berkomitmen untuk terus melanjutkan pembangunan infrastruktur dasar guna memperkuat konektivitas antarwilayah.
(FR)
















