Tim Gabungan Evakuasi Korban Kecelakaan di Perairan Sungai Pawan

Tim gabungan dari Polairud, Basarnas, BPBD, dan TNI AL mengevakuasi korban insiden kapal di perairan Sungai Pawan menuju fasilitas kesehatan terdekat.
Tim gabungan dari Polairud, Basarnas, BPBD, dan TNI AL mengevakuasi korban insiden kapal di perairan Sungai Pawan . (Dok. HO/Faktakalbar.id)

Faktakalbar.id, KETAPANG – Tim gabungan dari Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Kepolisian Resor (Polres) Ketapang bersama Basarnas, BPBD, dan TNI AL mengevakuasi enam Anak Buah Kapal (ABK) KM Lautan Anugerah yang menjadi korban kecelakaan di perairan Sungai Pawan.

Insiden nahas maritim ini terjadi di wilayah perairan Sukabangun Dalam, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang.

Baca Juga: Kapal Penambang Pasir Terbalik di Sungai Kapuas, Tim SAR Buru Tiga ABK Tenggelam

Dalam insiden darurat tersebut, enam orang ABK dilaporkan terjatuh dari atas kapal dan mengalami kondisi kritis. Dari hasil penyisiran dan evakuasi yang dilakukan oleh petugas gabungan di lapangan, seluruh korban berhasil ditemukan untuk segera mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Lima orang korban yang masing-masing berinisial I, ZC, AA, R, dan Z dilaporkan selamat namun menderita luka bakar. Saat ini, kelima korban luka tersebut sedang menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Agoesdjam Ketapang. Sementara itu, satu orang korban lainnya yang berinisial A dinyatakan meninggal dunia akibat insiden tersebut.

Kepala Kepolisian Resor Ketapang AKBP Muhammad Harris melalui Kepala Satuan Polairud AKP Maryono menyampaikan bahwa pihaknya akan terus berkomitmen memberikan pelayanan dan perlindungan terbaik kepada masyarakat luas.

Pelayanan tanggap darurat ini sangat diutamakan, khususnya dalam penanganan setiap insiden kecelakaan di perairan Sungai Pawan maupun perairan pesisir sekitarnya. Operasi penyelamatan terpadu ini merupakan wujud kesiapsiagaan aparat negara dalam melindungi para pekerja maritim di lapangan.

“Kami bersama tim gabungan bergerak cepat dalam melakukan evakuasi terhadap para korban. Ini merupakan bentuk sinergi dan kesiapsiagaan kami dalam merespon setiap kejadian di wilayah hukum Polres Ketapang, khususnya di perairan,” ujarnya.

Lebih lanjut, aparat penegak hukum juga memberikan imbauan tegas kepada seluruh elemen masyarakat, khususnya bagi para nelayan dan awak kapal niaga yang beraktivitas setiap hari.