Jarak Pandang Terbatas Akibat Hujan Lebat, Wings Air Gagal Mendarat di Ketapang

Pesawat baling-baling Wings Air berwarna putih merah sedang parkir di apron bandara dengan latar belakang mendung. (Dok. HO/Faktakalbar.id)
Pesawat baling-baling Wings Air berwarna putih merah sedang parkir di apron bandara dengan latar belakang mendung. (Dok. HO/Faktakalbar.id)

Faktakalbar.id, KETAPANG – Pesawat Wings Air dengan nomor penerbangan IW 1344 gagal melakukan pendaratan di Bandara Rahadi Oesman, Kabupaten Ketapang.

Insiden ini disebabkan oleh kondisi cuaca buruk yang melanda wilayah tersebut pada Kamis (11/12/2025) sore.

Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas II Rahadi Oesman, Dwi Muji Raharjo, menjelaskan bahwa hujan lebat yang mengguyur kawasan bandara mengakibatkan jarak pandang pilot menjadi sangat terbatas.

Baca Juga: Rugikan Negara Rp8 Miliar, Kejati Kalbar Limpahkan 7 Tersangka Korupsi Bandara Ketapang

Demi keselamatan, pilot memutuskan untuk kembali ke bandara asal atau Return to Base (RTB) di Bandara Supadio, Pontianak.

“Kondisi cuaca saat itu hujan deras, jarak pandang sangat terbatas. Pesawat terpaksa kembali ke Pontianak (return to base). Setelah mendapat informasi BMKG bahwa dalam dua jam kondisi tidak membaik, maskapai memutuskan menunda penerbangan hingga besok pagi,” ujar Dwi Muji.

Sempat Perpanjang Jam Operasional

Pihak bandara sebenarnya telah berupaya mengakomodasi pendaratan dengan memberikan izin perpanjangan jam operasional (extend) hingga pukul 18.00 WIB.

Namun, kondisi cuaca tidak kunjung membaik, di mana hujan tidak berhenti dan angin bertiup cukup kencang.

Baca Juga: Istimewa! Masuk Langit Pakistan, Pesawat Presiden Prabowo Dikawal 6 Jet Tempur JF-17 Thunder

Dwi menegaskan, meskipun Bandara Rahadi Oesman memiliki alat bantu pendaratan visual standar untuk pesawat jenis ATR, pendaratan tetap tidak bisa dipaksakan jika runway tidak terlihat.