25 Lulusan FH UM Pontianak Ikuti Yudisium, Rektor Ingatkan Peran Strategis Sarjana Hukum di Masyarakat

"Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah (FH UM) Pontianak menggelar yudisium untuk 25 lulusan. Rektor tegaskan pentingnya integritas dan keilmuan di tengah masyarakat."
Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah (FH UM) Pontianak menggelar yudisium untuk 25 lulusan. Rektor tegaskan pentingnya integritas dan keilmuan di tengah masyarakat. (Dok. HO/Faktakalbar.id)

Faktakalbar.id, PONTIANAK – Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah (FH UM) Pontianak secara resmi mengukuhkan 25 calon wisudawan melalui agenda Rapat Senat Terbuka Yudisium Tahun 2026.

Berlangsung di Hotel Ibis Pontianak pada Rabu (22/4), momen krusial ini menjadi gerbang transisi bagi para mahasiswa sebelum benar-benar terjun ke dunia profesional penegakan hukum.

Prosesi yudisium yang dibuka secara resmi oleh Ketua Senat FH UM Pontianak, Nina Niken Lestari, turut disaksikan oleh sejumlah pemangku kepentingan.

Hadir langsung dalam agenda tersebut, Rektor UM Pontianak Heriansyah, Ketua Pengadilan Negeri Pontianak I Dewa Gede Budhi Dharma Asmara, hingga Ketua PKBM FBI Nasran Djafar.

Baca Juga: Lestarikan Warisan Budaya, Eksibisi Meriam Karbit Kembali Berdentum di Tepian Kapuas Pontianak

Mengingat ketatnya persaingan karier di sektor hukum masa kini, Dekan FH UM Pontianak, Anshari, mengingatkan bahwa kelulusan ini adalah garis start yang sebenarnya. Ia juga menyoroti esensi acara ini sebagai jembatan silaturahmi antara institusi pendidikan dan orang tua wali.

“Yudisium ini bukan hanya seremoni, tetapi juga menjadi ruang pertemuan yang penting. Kami berharap para lulusan mampu bersaing di dunia kerja karena selama masa studi telah dibekali nilai dan keterampilan yang memadai,” ujarnya.

Sementara itu, ekspektasi terhadap moralitas para sarjana hukum muda ini juga ditekankan oleh Rektor UM Pontianak, Heriansyah.

Mengingat tingginya sorotan publik terhadap integritas penegak hukum, ia menggarisbawahi bahwa kecerdasan akademik mutlak harus dibarengi dengan landasan moral yang kuat.