“Mahasiswa UM Pontianak harus mampu memberikan kontribusi terbaik di tengah masyarakat dengan menjunjung tinggi nilai keislaman dan keilmuan yang telah diperoleh,” tegasnya.
Puncak acara yudisium tersebut diwarnai dengan penyerahan plakat penghargaan kepada 25 peserta yang telah menuntaskan kewajiban akademiknya.
Pada periode ini, prestasi akademik tertinggi berhasil diraih oleh dua mahasiswi, yakni Novirta Dewi dan Karisa Parameswary, yang sukses mencatatkan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) nyaris sempurna di angka 3,92.
Kelulusan puluhan sarjana hukum baru ini diharapkan dapat menyumbang sumber daya manusia yang kritis, objektif, dan berintegritas bagi dinamika hukum, khususnya di wilayah Kalimantan Barat.
Baca Juga: Eksibisi Meriam Karbit 2026: Simbol Kebersamaan dan Penanda Idulfitri di Pontianak
(Mira)
















