Pemerintah Rampungkan 1.771 Unit Huntara Aceh Tamiang Jelang Idulfitri

Sejumlah personel BPBA dan BNPB melakukan proses muat logistik dan peralatan untuk hunian sementara ke dalam truk sebelum didistribusikan dari gudang logistik BPBA, Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh, Jumat (6/3).
Sejumlah personel BPBA dan BNPB melakukan proses muat logistik dan peralatan untuk hunian sementara ke dalam truk sebelum didistribusikan dari gudang logistik BPBA, Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh, Jumat (6/3). (Dok. HO/Faktakalbar.id)

Baca Juga: Kepala BNPB Wajibkan Jaringan Pipa Air Bersih Berfungsi di Seluruh Huntara Aceh

Berdasarkan data terbaru, sebanyak 1.933 KK yang diusulkan oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang telah menerima DTH, sementara 898 KK lainnya masih dalam proses transisi dari tenda pengungsian.

Langkah transisi jangka pendek ini dilakukan sembari pemerintah menyiapkan realisasi pembangunan Hunian Tetap (Huntap) yang aman dari risiko bencana di masa depan.

Seiring dengan mulai berpindahnya warga ke bangunan hunian sementara, personel TNI secara bertahap mulai melakukan pembongkaran tenda-tenda darurat agar kawasan pengungsian kembali tertata.

Aktivitas pembongkaran ini terlihat di beberapa titik, seperti di kawasan Kantor DPRK, Kampung Karang Bundar, Desa Durian, dan Desa Benua pada Minggu siang. Khusus di Kecamatan Karang Baru, dari 142 unit yang telah selesai dibangun, sebanyak 129 di antaranya sudah mulai dihuni oleh warga.

Pemenuhan kebutuhan dasar para penyintas juga tetap menjadi prioritas utama selama masa transisi. Setiap unit hunian telah disuplai dengan perlengkapan dasar seperti kasur, kompor beserta gas, peralatan tidur, hingga kipas angin.

Di samping itu, paket sembako untuk kebutuhan 24 hari ke depan turut disalurkan secara merata guna menjamin ketahanan pangan warga selama masa pemulihan pascabencana.

(*Red)