Super Flu Subclade K Masuk Indonesia: Kenali Gejala Berat dan Panduan Pencegahannya

Gejala Super Flu Subclade K dan Cara Mencegahnya
Ilustrasi. Gejala Super Flu Subclade K dan Cara Mencegahnya. (Dok. Towfiqu barbhuiya/Unsplash)

Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan setelah Super Flu Subclade K (Influenza A H3N2 subclade K) resmi terdeteksi di Indonesia. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengonfirmasi bahwa kasus pertama dilaporkan oleh Balai Besar Laboratorium Kesehatan pada 25 Desember 2025 lalu.

Baca Juga: Bukan Cuma Buat Mata, Ini 5 Manfaat Wortel untuk Kulit Glowing dan Imun Kuat

Plt. Direktur Penyakit Menular Kemenkes, Prima Yosephine, menjelaskan bahwa meskipun varian ini belum mendominasi total kasus influenza nasional, karakteristiknya perlu diwaspadai. Super Flu Subclade K dikenal memiliki tingkat penularan yang cepat dan risiko gejala yang lebih agresif dibandingkan flu musiman biasa.

“Masyarakat harus tetap waspada terhadap gejala subclade K yang dinilai lebih berat dibanding flu biasa,” ujar Prima dalam keterangannya pada Selasa (30/12/2025).

Kenali Gejala Berat Super Flu Subclade K

Dokter spesialis paru dari RS Paru Persahabatan, Agus Dwi Susanto, mengungkapkan bahwa infeksi varian ini dapat memicu keluhan kesehatan yang cukup ekstrem. Berbeda dengan flu ringan, penderita varian ini sering kali mengalami kondisi fisik yang menurun drastis dalam waktu singkat.

Berikut adalah beberapa gejala Super Flu Subclade K yang perlu Anda perhatikan:

  • Demam Tinggi: Suhu tubuh bisa mencapai 39 hingga 41 derajat Celcius.

  • Nyeri Otot Berat: Rasa sakit pada persendian dan otot yang sangat mengganggu.

  • Lemas Ekstrem: Tubuh terasa sangat tidak bertenaga.

  • Gejala Respirasi: Batuk kering, sakit kepala, dan rasa berat di tenggorokan.

Agus menambahkan bahwa satu orang yang terinfeksi berisiko menularkan virus ini kepada dua hingga tiga orang lainnya.

Oleh karena itu, tindakan pencegahan menjadi kunci utama agar tidak terjadi lonjakan kasus di awal tahun 2026.