Tinjau Proyek Gotong Royong, Bupati Ketapang Soroti Kinerja CMI dan WHW di Segmen 3 Pelang-Kepuluk

Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, saat berdialog dengan pekerja di lokasi perbaikan jalan Pelang–Kepuluk Batu Tajam yang dikerjakan melalui CSR Gotong Royong, Minggu (16/11/2025).
Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, saat berdialog dengan pekerja di lokasi perbaikan jalan Pelang–Kepuluk Batu Tajam yang dikerjakan melalui CSR Gotong Royong, Minggu (16/11/2025). (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, KETAPANG – Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, melakukan peninjauan progres perbaikan jalan Pelang–Kepuluk Batu Tajam pada Minggu (16/11/2025).

Peninjauan kali ini difokuskan pada pengerjaan yang dilaksanakan melalui pola CSR Gotong Royong oleh seluruh perusahaan perkebunan dan pertambangan di Kabupaten Ketapang.

Baca Juga: Bupati Ketapang Alexander Wilyo Jamu Bupati Ngada, Pererat Silaturahmi dan Jajaki Kolaborasi

Bupati mengecek langsung komitmen perusahaan yang telah dibagi per segmen untuk memperbaiki kerusakan di sepanjang ruas vital tersebut.

Dari hasil peninjauan, Bupati Alexander Wilyo menemukan bahwa secara umum perbaikan di segmen 1 sampai segmen 6 sudah berjalan. Namun, ia memberikan catatan khusus untuk segmen 3 yang dinilai masih lamban.

“Secara umum, perbaikan di segmen 1 sampai segmen 6 sudah berjalan. Namun, segmen 3 yang menjadi tanggung jawab CMI/Harita grup, dan WHW masih belum menunjukkan progres berarti,” ungkap Bupati.

Melihat kondisi tersebut, Bupati Ketapang berharap agar perusahaan-perusahaan yang bertanggung jawab di segmen 3 dapat segera merespons dan mempercepat pengerjaan.

Ia mengingatkan bahwa perbaikan ini merupakan kesepakatan bersama untuk membantu pemerintah daerah dan masyarakat.

“Bupati Ketapang berharap perusahaan-perusahaan terkait dapat segera merespons dan menuntaskan perbaikan sesuai kesepakatan bersama sehingga dapat membantu pemerintah daerah dan masyarakat dalam memperlancar akses di ruas Pelang–Kepuluk.”

Perbaikan jalan Pelang–Kepuluk Batu Tajam melalui skema gotong royong CSR ini merupakan inisiasi Pemkab Ketapang untuk mempercepat penanganan infrastruktur di luar proyek yang didanai APBD.

Baca Juga: Gaet Investor di BIRD 2025, Bupati Ketapang Pamerkan Potensi Pariwisata Hingga Dilirik Malaysia

Bupati menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan swasta sangat penting untuk menghadirkan infrastruktur yang layak demi kenyamanan masyarakat.

“Semua upaya ini bukan hanya soal membangun jalan, tetapi tentang menghadirkan rasa aman dan kenyamanan bagi masyarakat,” pungkasnya.

(*Red)