Rotasi Besar di Polres Kubu Raya, Kapolres Tekankan Jabatan adalah Amanah

"Suasana upacara serah terima jabatan (sertijab) di halaman Mapolres Kubu Raya, yang dipimpin langsung oleh Kepala Polres Kubu Raya, Kadek Ary Mahardika. (Dok. Polres Kubu Raya)"
Suasana upacara serah terima jabatan (sertijab) di halaman Mapolres Kubu Raya, yang dipimpin langsung oleh Kepala Polres Kubu Raya, Kadek Ary Mahardika. (Dok. Polres Kubu Raya)

Faktakalbar.id, KUBU RAYA – Kepolisian Resor (Polres) Kubu Raya menggelar upacara serah terima jabatan (sertijab) sejumlah pejabat utama dan Kapolsek di halaman Mapolres Kubu Raya, Selasa, (9/9/2025).

Kepala Polres Kubu Raya, Kadek Ary Mahardika, memimpin langsung prosesi sertijab tersebut. Ia menegaskan bahwa rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri untuk meningkatkan profesionalisme, efektivitas, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Jabatan ini adalah amanah. Jalankan dengan penuh tanggung jawab, tetap menjaga marwah institusi, dan layani masyarakat dengan ikhlas,” ujar Kadek Ary dalam amanatnya.

Rotasi jabatan ini berdasarkan Keputusan Kepala Polda Kalimantan Barat Nomor KEP/289/VIII/2025 tertanggal 27 Agustus 2025. Sebanyak 11 posisi strategis di Polres Kubu Raya mengalami pergeseran, antara lain:

Nunut Rivaldo Simanjuntak menjabat Pelaksana Tugas Kepala Satuan Reserse Kriminal (PS Kasat Reskrim) Polres Kubu Raya, menggantikan Hafiz Febrandani yang dimutasi ke Polda Kalbar.

Baca Juga: Polisi Kubu Raya Bekuk Pelaku Pencurian Rumah Rp40 Juta dalam Hitungan Jam

Reyden Fidel Armada menjadi Kapolsek Sungai Ambawang, menggantikan Prambudi Priyanggodo.

Iman Kurniawan menjabat Kepala Satuan Intelijen dan Keamanan (Kasat Intelkam) Polres Kubu Raya, menggantikan Srinanto yang dimutasi ke Polres Singkawang.

I Komang Suparmi dipercaya sebagai Kepala Satuan Pembinaan Masyarakat (Kasat Binmas), menggantikan Bambang Sulistyo.

Beberapa Kapolsek juga mengalami pergantian, di antaranya Batu Ampar dan Kuala Mandor B.

Kepala Polres meminta pejabat baru segera menyesuaikan diri, berinovasi dalam pelayanan publik, serta membangun sinergi dengan masyarakat dan pemerintah daerah.

“Kita tidak bisa bekerja sendiri. Keterlibatan semua elemen adalah kunci dalam menjaga keamanan dan ketertiban,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa mutasi bukanlah akhir, melainkan awal dari tantangan baru.