Pemerintah Alokasikan Rp4 Triliun Amankan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo saat menjelaskan rencana percepatan pembangunan infrastruktur pengaman perlintasan sebidang kereta api di Indonesia./Dok. Ist

Faktakalbar.id, NASIONAL – Pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp4 triliun untuk membangun flyover dan underpass di sejumlah perlintasan sebidang kereta api guna menekan risiko kecelakaan lalu lintas.

Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menyatakan bahwa proyek pembangunan ini akan dilakukan secara bertahap pada titik-titik prioritas yang dinilai paling rawan.

Hingga saat ini, pemerintah mencatat masih terdapat sekitar 130 lokasi perlintasan sebidang yang perlu ditangani.

Dody menyebutkan bahwa pengerjaan akan terus berjalan menyesuaikan dengan ketersediaan anggaran yang ada.

Baca Juga: Kemenhub Izinkan Maskapai Naikkan Fuel Surcharge Imbas Lonjakan Harga Avtur

“Kira-kira sudah kita kerjakan, tinggal 130-an lagi. Yang belum ini akan kita kerjakan secara bertahap sesuai ketersediaan anggaran,” ujar Dody di Jakarta, Kamis (14/5).

Salah satu titik yang menjadi perhatian utama adalah kawasan Bekasi Timur. Lokasi tersebut masuk dalam radar prioritas menyusul adanya arahan langsung dari Presiden terkait kebutuhan mendesak pembangunan flyover di wilayah tersebut.

Dody menjelaskan bahwa mayoritas proyek akan mengusung bentuk flyover karena dinilai lebih fleksibel untuk diterapkan di banyak lokasi.

Meski begitu, opsi pembangunan underpass tetap terbuka untuk titik-titik tertentu yang memiliki kebutuhan teknis khusus di lapangan.

Terkait pendanaan, anggaran senilai Rp4 triliun dipastikan telah tersedia. Namun, pelaksanaan fisik di lapangan sangat bergantung pada kesiapan desain teknis serta tahapan administratif proyek di masing-masing daerah.

Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum saat ini terus melakukan pemetaan intensif bersama Kementerian Perhubungan untuk menentukan skala prioritas pengerjaan.