Seluruh Korban Helikopter PK-CFX Ditemukan Tewas

Petugas gabungan mengevakuasi kantong jenazah korban kecelakaan helikopter PK-CFX. (Dok. BPBD Sekadau)
Petugas gabungan mengevakuasi kantong jenazah korban kecelakaan helikopter PK-CFX. (Dok. BPBD Sekadau)

Faktakalbar.id, SEKADAU – Seluruh korban helikopter PK-CFX milik PT Matthew Air Nusantara yang jatuh di wilayah Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud) Kementerian Perhubungan merilis identitas delapan korban dalam insiden tersebut. Dari daftar manifes, satu di antaranya merupakan warga negara Malaysia.

Baca Juga: Proses Evakuasi Korban Jatuhnya Helikopter PK-CFX di Sekadau

Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub, Lukman F. Laisa, menyebut helikopter itu diawaki satu pilot dan satu engineer serta membawa enam penumpang.

“Helikopter tersebut diawaki oleh satu orang pilot, yaitu Capt. Marindra Wibowo, serta membawa satu orang engineer Harun Arasyid dan enam penumpang,” kata Lukman dalam keterangannya, Jumat (17/4/2026).

Adapun enam penumpang tersebut adalah Patrick K (warga negara Malaysia), Victor T, Charles L, Joko C, Fauzie O, dan Sugito.

Lukman menyampaikan belasungkawa atas peristiwa tersebut.

“Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada seluruh keluarga korban,” ujarnya.

Ia menambahkan, Ditjen Hubud bersama AirNav Indonesia dan instansi terkait terus berkoordinasi dengan Basarnas serta pihak di daerah untuk proses evakuasi dan penanganan lanjutan di lokasi kejadian.

Dalam keterangan itu, Lukman juga memaparkan kronologi penerbangan helikopter sebelum hilang kontak hingga ditemukan jatuh. Helikopter jenis EC 130 T2 dengan registrasi PK-CFX tersebut dioperasikan PT Matthew Air Nusantara pada rute Helipad PT Cipta Mahkota Abadi menuju Helipad PT Graha Agro Nusantara 1 di Kalimantan Barat.