Siaga, Badai Hagupit Ancam Sumatera Hingga Papua

Ilustrasi - Fenomena alam Hagupit berpotensi memicu hujan lebat dan gelombang laut tinggi pada sejumlah wilayah Indonesia. (Dok. Ist)
Ilustrasi - Fenomena alam Hagupit berpotensi memicu hujan lebat dan gelombang laut tinggi pada sejumlah wilayah Indonesia. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mendeteksi kemunculan siklon tropis Hagupit di perairan Samudra Pasifik. Fenomena alam ini berpotensi memicu hujan lebat dan gelombang laut tinggi pada sejumlah wilayah Indonesia.

Prakirawan BMKG menemukan pergerakan siklon mematikan ini tepat berada pada kawasan sebelah utara wilayah Papua. Badai tersebut memiliki kecepatan angin maksimum hingga 40 knot dengan tekanan udara minimum 998 hektopaskal.

Pemicu Cuaca Ekstrem di Indonesia

Siklon tropis Hagupit terbukti memicu pembentukan fenomena angin kencang atau low level jet pada kawasan Samudra Pasifik. Sistem cuaca ini juga memengaruhi pembentukan daerah konvergensi dan konfluensi pada sejumlah wilayah Nusantara.

Baca Juga: 5.500 Garda Nasional AS Dikerahkan Atasi Dampak Badai Musim Dingin Fern

Kondisi atmosfer tersebut meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan secara sangat signifikan setiap harinya. BMKG memprakirakan badai besar ini terus bergerak menuju arah barat laut dan perlahan melemah dalam kurun 48 jam.