Faktakalbar.id, SAMBAS – Tingginya intensitas curah hujan memicu terjadinya bencana banjir Kabupaten Sambas, pada Jumat (8/5/2026) malam.
Hujan lebat yang mengguyur wilayah hulu mengakibatkan debit air Sungai Sambas meluap tajam mulai pukul 19.00 WIB dan langsung merendam kawasan permukiman warga di Desa Sabung, Kecamatan Subah.
Baca Juga: Hujan Deras Picu Luapan Sungai Rendam Permukiman Warga Dusun Teraju Barat
Berdasarkan pemutakhiran data laporan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), luapan air sungai tersebut berdampak langsung terhadap 28 unit rumah warga di wilayah setempat.
Dari total 28 kepala keluarga yang terdampak genangan air bah, dua keluarga di antaranya terpaksa harus meninggalkan kediaman mereka dan memilih mengungsi secara mandiri ke rumah kerabat yang lokasinya dinilai lebih aman dari jangkauan banjir.
Hingga laporan terbaru yang dikeluarkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sambas pada Sabtu (9/5/2026), kondisi cuaca di lokasi kejadian dilaporkan masih terus diguyur hujan.
Akibatnya, debit banjir Kabupaten Sambas ini belum menunjukkan tanda-tanda surut. Ketinggian muka air yang merendam permukiman di Desa Sabung bahkan tercatat telah mencapai titik 1,5 meter, melumpuhkan sebagian besar aktivitas harian penduduk setempat.
Petugas BPBD dan aparatur desa setempat terus bersiaga untuk memantau pergerakan debit air dan memastikan tidak ada warga yang terjebak di dalam rumah. Logistik bantuan dan peralatan evakuasi darurat tengah disiagakan untuk mengantisipasi kemungkinan memburuknya situasi apabila curah hujan tak kunjung reda.





















