Faktakalbar.id, BUTON UTARA – Bencana banjir Buton Utara menerjang beberapa ruas jalan dan permukiman warga di wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara pada Jumat (8/5/2026).
Peristiwa hidrometeorologi ini dipicu oleh hujan dengan intensitas lebat yang mengguyur wilayah tersebut, mengakibatkan sungai meluap dan merendam fasilitas umum serta ratusan rumah penduduk.
Baca Juga: Hujan Lebat Picu Banjir di Musi Rawas Utara Ribuan Rumah Warga Terendam
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat luapan air berdampak pada empat wilayah desa yang tersebar di beberapa kecamatan berbeda. Daerah yang terendam meliputi Desa Wacu Laea di Kecamatan Kulisusu, Desa Lamoahi di Kecamatan Kulisusu Utara, Desa Wantulasi di Kecamatan Wakorumba Utara, serta Desa Lapandewa di Kecamatan Kulisusu Barat.
Data kaji cepat dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buton Utara menunjukkan bahwa insiden ini mengakibatkan kerugian material dan memengaruhi aktivitas warga. Sebanyak 120 unit rumah terendam air dan 632 jiwa terdampak langsung oleh genangan tersebut. Selain itu, derasnya arus banjir Buton Utara turut mengakibatkan satu unit jembatan penghubung putus sehingga akses transportasi darat warga sempat terhambat.
Merespons kejadian darurat tersebut, tim gabungan dari BPBD Kabupaten Buton Utara langsung turun tangan melakukan peninjauan lapangan. Petugas membantu warga mengevakuasi barang berharga dan membersihkan material lumpur yang masuk ke dalam rumah. Berdasarkan laporan pemantauan pada Sabtu (9/5/2026) pagi, kondisi air dilaporkan telah surut sepenuhnya.
Selain di Buton Utara, pada hari yang sama wilayah Sulawesi Tenggara juga mencatatkan bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Kolaka yang merendam 587 rumah warga di empat kecamatan berbeda.
Menghadapi rentetan bencana ini, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang diprediksi berlangsung dari 9 hingga 11 Mei 2026. Sebagian besar wilayah Indonesia, termasuk Sulawesi, berisiko dilanda hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang.





















