FAKTAKALBAR.ID, INTERNASIONAL – Dua raksasa pariwisata Asia Tenggara, Malaysia dan Thailand, kini berada dalam status siaga tinggi.
Otoritas kedua negara telah mengeluarkan peringatan darurat bagi para wisatawan menyusul gelombang panas ekstrem yang menyengat kawasan tersebut di awal Mei 2026.
Turis sangat didesak untuk membatasi aktivitas luar ruangan dan menghindari paparan sinar matahari langsung guna mencegah risiko kesehatan yang fatal.
Kematian Akibat Sengatan Panas di Malaysia
Situasi di Malaysia dilaporkan memburuk dengan catatan dua kematian tragis dan 56 kasus penyakit terkait cuaca panas.
Baca Juga: Wisatawan Terseret Ombak, Posal Temajuk dan SAR Gabungan Gerak Cepat Sisir Pantai
Melansir laporan surat kabar The Star, sekitar 58 persen dari kasus tersebut dipicu oleh aktivitas fisik berat di bawah terik matahari.
Dua korban jiwa yang dilaporkan meliputi seorang balita berusia dua tahun yang kehilangan nyawa setelah tertinggal di dalam kendaraan, serta seorang pria berusia 42 tahun yang kolaps saat mengikuti lari maraton di Pulau Penang. Di titik wisata populer seperti Penang, suhu udara tercatat mencapai 37 derajat Celsius.
Otoritas setempat terus mengimbau wisatawan untuk rutin mengonsumsi air mineral dan menghindari paparan matahari, terutama pada tengah hari.
















