Faktakalbar.id, TEKNO – Di tengah krisis memori global yang sempat melambungkan harga komponen hingga ribuan persen, muncul kabar baik menjelang akhir April 2026. Harga memori DDR5 mulai menunjukkan tren penurunan signifikan di beberapa pasar utama seperti China, Amerika Serikat, dan Eropa.
Meskipun harga saat ini masih jauh lebih tinggi (sekitar empat hingga lima kali lipat) dibandingkan era sebelum krisis AI, pelonggaran harga ini memberi harapan baru bagi para gamer dan perakit komputer.
Baca Juga: Samsung Resmi Hentikan Produksi LPDDR4, Fokus Kembangkan Cip Memori Terbaru
Penurunan Tajam di Pasar Global
Tren penurunan harga ini bervariasi di tiap wilayah:
















