“Gotong royong ini adalah warisan budaya leluhur yang harus kita lestarikan. Saya yakin semua suku bangsa di Indonesia memiliki nilai gotong royong yang sudah diwariskan sejak dahulu,” sebutnya.
Bahasan juga mengingatkan warga bahwa kegiatan pelestarian lingkungan ini erat kaitannya dengan nilai-nilai spiritual dan ibadah.
“Jangan kita anggap kegiatan seperti ini tidak bernilai. Justru gotong royong ini memiliki nilai pahala yang besar karena kita menjaga kebersihan dan memberikan manfaat bagi banyak orang,” imbuhnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Pontianak Amirullah turun langsung memimpin aksi kebersihan di wilayah Jalan Ampera, Kecamatan Pontianak Kota.
Baca Juga: World Cleanup Day 2025: Pontianak Gelar Gotong Royong Serentak di 6 Kecamatan
Amirullah menegaskan krusialnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam menata kota.
“Kegiatan ini bukan hanya membersihkan lingkungan, tetapi juga membangun kebersamaan dan rasa memiliki terhadap lingkungan tempat kita tinggal,” imbuhnya.
Amirullah menyebutkan bahwa kelancaran program kebersihan lingkungan sangat bergantung pada aparatur kewilayahan di tingkat paling bawah.
“RT dan RW menjadi ujung tombak dalam menyampaikan informasi sekaligus menggerakkan warga untuk peduli terhadap kebersihan lingkungan,” pungkasnya.
(*Red)
















