Jangan Panik, Lakukan Ini Saat Anak Haid Pertama

Ilustrasi - Bingung hadapi anak perempuan yang baru pertama kali haid? Lakukan trik jitu ini untuk menenangkan anak dan mempersiapkan mentalnya hadapi masa pubertas. (Dok. Ist)
Ilustrasi - Bingung hadapi anak perempuan yang baru pertama kali haid? Lakukan trik jitu ini untuk menenangkan anak dan mempersiapkan mentalnya hadapi masa pubertas. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Anak perempuan umumnya mengalami fase menstruasi pertama saat mereka menginjak usia sekitar dua belas tahun. Sebagai sosok terdekat, ibu harus mengambil peran utama untuk mendampingi dan memberikan edukasi dasar agar anak tidak merasa cemas menghadapi perubahan biologis ini.

Anda sebaiknya memulai obrolan seputar masa pubertas jauh sebelum anak benar-benar mengalami menstruasi pertamanya. Pendekatan yang terbuka dan jujur akan membuat anak merasa lebih aman serta siap secara mental dalam merangkul fase pendewasaan fisiknya.

Beri Pemahaman Positif Tentang Perubahan Tubuh

Ibu wajib memberikan pengertian yang positif bahwa menstruasi merupakan proses alami yang menandakan tubuh anak berfungsi dengan sangat sehat. Jelaskan kepada mereka bahwa siklus bulanan ini menjadi tanda utama bahwa mereka sedang tumbuh berkembang menjadi seorang perempuan dewasa.

Baca Juga: Rahasia Haid Nyaman Tanpa Pembalut Sekali Pakai

Anda harus menghindari cerita-cerita menyeramkan tentang pengalaman haid pribadi di masa lalu yang mungkin kurang menyenangkan. Sugesti positif dari seorang ibu akan membangun rasa percaya diri anak dalam menerima segala perubahan hormon yang terjadi pada dirinya.

Usir Rasa Takut Terhadap Nyeri dan Darah

Anak perempuan yang baru pertama kali melihat darah keluar dari organ intimnya tentu akan merasa sangat terkejut bahkan ketakutan. Anda harus menenangkan mereka dengan menjelaskan bahwa darah menstruasi tidak sama dengan darah akibat luka terbuka yang membahayakan nyawa.

Berikan juga pemahaman bahwa volume darah akan semakin berkurang setiap harinya hingga siklus tersebut selesai. Jangan lupa memberi tahu anak bahwa rasa kram pada bagian perut bawah adalah reaksi tubuh yang sangat normal dan akan mereda dengan sendirinya.