Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Penggunaan media sosial yang berlebihan kini mengancam kemampuan literasi baca dan tulis pada kalangan anak serta remaja secara signifikan. Paparan konten singkat yang bersifat instan membuat minat baca terhadap teks panjang yang berkualitas semakin menurun di kalangan generasi muda saat ini.
Anda harus mewaspadai tren penurunan kemampuan literasi ini karena hal tersebut dapat menghambat daya kritis serta kemampuan analisis anak di masa depan.
Kesadaran untuk membatasi durasi penggunaan gawai menjadi langkah krusial guna menyelamatkan masa depan pendidikan dan kualitas intelektual anak-anak Anda.
Baca Juga: Daftar Buku Terlaris Maret 2026 Paling Dicari
Dominasi Konten Visual Geser Minat Baca Buku
Algoritma media sosial yang terus menyuguhkan video pendek membuat fokus perhatian anak menjadi sangat pendek atau mengalami fenomena short attention span. Anda akan melihat anak-anak lebih memilih menggulir layar ponsel daripada menghabiskan waktu untuk membaca buku cerita atau literatur yang bergizi bagi pikiran.
Data dari para ahli pendidikan Universitas Gadjah Mada (UGM) menekankan bahwa literasi bukan hanya soal mengeja kata, melainkan kemampuan memahami konteks secara mendalam. Anda perlu memberikan alternatif kegiatan yang menyenangkan agar anak-anak kembali tertarik mengeksplorasi dunia melalui tulisan-tulisan yang bermutu tinggi.
Dampak Buruk Bahasa Gaul Terhadap Kemampuan Tulis
Kebiasaan berkomunikasi menggunakan bahasa singkatan yang tidak baku di media sosial juga merusak struktur tata bahasa anak saat menulis karya ilmiah. Anda sering menemukan remaja yang kesulitan merangkai kalimat formal karena terbiasa dengan pola komunikasi digital yang serampangan dan tanpa aturan baku.
Penurunan standar kualitas tulisan ini secara otomatis menurunkan daya saing pelajar Indonesia dalam kancah akademik internasional maupun dunia profesional nantinya. Anda wajib membimbing anak untuk tetap mempraktikkan penggunaan bahasa yang baik dan benar melalui aktivitas menulis harian seperti buku harian atau esai pendek.
















