Faktakalbar.id, BOLA – Bhayangkara Presisi Lampung FC menunjukkan mental baja saat menjamu PSIM Yogyakarta dalam lanjutan pekan Super League 2025/2026, Jumat (17/4/2026). Sempat tertinggal di babak pertama, skuad berjuluk The Guardian tersebut berhasil membalikkan keadaan dan menutup laga dengan kemenangan 2-1.
Pertandingan yang digelar di Stadion Sumpah Pemuda, Lampung, ini berlangsung sengit sejak menit awal.
Kemenangan ini menjadi modal penting bagi tuan rumah untuk terus bersaing di papan atas klasemen.
Baca Juga: Hasil Super League 2026: Tekuk Semen Padang 2-1, Persis Solo Keluar dari Zona Degradasi
Babak Pertama: Kejutan Laskar Mataram
PSIM Yogyakarta memulai laga dengan sangat agresif. Hasilnya, tim tamu sudah mampu memimpin saat laga baru berjalan sembilan menit.
Savio Sheva berhasil mencatatkan namanya di papan skor setelah menuntaskan umpan akurat dari Deri Corfe.
Bhayangkara merespons melalui upaya Moussa Sidibe, namun kesigapan kiper Cahya Supriadi membuat peluang tersebut gagal berbuah gol.
Laskar Mataram pun menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0.
Babak Kedua: Momentum Kebangkitan
Selepas jeda, Bhayangkara langsung tancap gas. Hanya butuh tiga menit bagi mereka untuk menyamakan kedudukan.
Melalui situasi tendangan bebas di sisi kanan yang dilepaskan Sidibe, Nehar Sadiki muncul dengan tandukan maut yang merobek jaring gawang PSIM. Skor berubah 1-1 pada menit ke-48.
Momentum beralih ke tangan tuan rumah. Pada menit ke-55, Moussa Sidibe tampil sebagai pahlawan setelah menyambar umpan sundulan Moises Wolschick di depan gawang. Bhayangkara berbalik unggul 2-1.
PSIM sebenarnya sempat mencetak gol balasan lewat Pulga Vidal di menit ke-71, namun wasit menganulir gol tersebut karena posisi Vidal dianggap sudah berada dalam posisi offside. Hingga peluit panjang berbunyi, tidak ada tambahan gol tercipta.
















