Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Setelah membahas sosok Portgas D. Ace, rasanya tidak lengkap jika tidak mengulas saudara angkat Monkey D. Luffy yang lain, yakni Sabo.
Dalam serial anime dan manga One Piece, Sabo memiliki peran yang sangat krusial dan kerap menjadi sorotan utama dalam perkembangan cerita menuju akhir saga.
Kemunculan kembali Sabo setelah lama dikira tewas menjadi salah satu momen paling membahagiakan sekaligus mengejutkan bagi para penggemar.
Kini, ia meneruskan tekad Ace dan berjuang di jalur yang berbeda dari Luffy.
Baca Juga: Mengenang Sang Tinju Api, Ini 5 Fakta Menarik Portgas D. Ace di Serial One Piece
Bagi Anda yang mengikuti perjalanan kelompok Topi Jerami, berikut adalah 5 fakta menarik tentang Sabo yang wajib Anda ketahui:
1. Berasal dari Keluarga Bangsawan yang Menindas
Berbeda dengan Luffy dan Ace yang tumbuh besar di alam bebas sejak kecil, Sabo sebenarnya terlahir di keluarga bangsawan Kerajaan Goa.
Namun, ia sangat membenci status sosialnya dan muak dengan sikap keluarganya yang sombong, korup, serta suka menindas rakyat jelata.
Rasa muak inilah yang membulatkan tekad Sabo untuk kabur dari rumah dan memilih hidup bebas di Gray Terminal bersama Ace.
2. Diselamatkan oleh Monkey D. Dragon dan Mengalami Amnesia
Di masa kecil, kapal kecil yang ditumpangi Sabo untuk berlayar ditembak hancur oleh Tenryubito (Naga Langit).
Semua orang mengira ia telah tewas, termasuk Ace dan Luffy.
Faktanya, Sabo diselamatkan oleh Monkey D. Dragon, pemimpin Pasukan Revolusioner sekaligus ayah kandung Luffy.
Sayangnya, insiden tragis tersebut membuat Sabo mengalami amnesia dan melupakan masa lalunya, termasuk kedua saudara angkatnya.
Ingatannya baru kembali bertahun-tahun kemudian saat ia membaca berita kematian Ace di koran.
3. Menjabat Sebagai Orang Nomor Dua di Pasukan Revolusioner
Di bawah asuhan dan bimbingan langsung dari Monkey D. Dragon, Sabo tumbuh menjadi petarung yang luar biasa tangguh.
Dedikasi dan kekuatannya membuatnya diangkat menjadi Kepala Staf Pasukan Revolusioner (Chief of Staff of the Revolutionary Army).
Posisi ini menjadikannya orang nomor dua paling berkuasa di organisasi tersebut, tepat di bawah komando Dragon, dan menjadi salah satu ancaman terbesar bagi Pemerintah Dunia.
4. Mewarisi Kekuatan Mera Mera no Mi
Sebagai bentuk penghormatan dan rasa bersalah karena tidak bisa menyelamatkan Ace di Marineford, Sabo bertekad untuk mendapatkan kembali Buah Iblis milik mendiang saudaranya.
Dalam turnamen gladiator di Dressrosa, Sabo berhasil memenangkan dan memakan Mera Mera no Mi.
Kini, ia menguasai elemen api dan memadukannya dengan teknik bela diri andalannya, Ryusoken (Cakar Naga), menjadikannya lawan yang sangat mematikan.
5. Mendapat Julukan Sang Kaisar Api (Flame Emperor)
Reputasi Sabo melonjak drastis setelah insiden di Levely (pertemuan para raja sedunia) di Mary Geoise.
Keberhasilannya menyusup, menyelamatkan Bartholomew Kuma, dan bentrok langsung dengan para Laksamana Angkatan Laut membuat dunia menggemparkan namanya.
Sejak saat itu, Sabo dijuluki sebagai “Kaisar Api” atau Flame Emperor (Entei).
Pengaruhnya di mata rakyat yang tertindas bahkan disebut-sebut mulai menyaingi popularitas pimpinannya sendiri, Monkey D. Dragon.
Baca Juga: Membaca Karakter Seseorang dari Hobinya Menonton One Piece, Benarkah Bisa?
(Mira)
















