“UMP Kalimantan Barat saat ini berada di kisaran Rp3.050.000. Ini merupakan komitmen pemerintah untuk terus mengupayakan kesejahteraan pekerja secara bertahap,” jelas Gubernur menjelaskan posisi kebijakan pemerintah saat ini.
Sementara itu, Koordinator Aliansi Serikat Buruh Kalbar Suherman menegaskan bahwa kedatangan para perwakilan buruh ke pusat pemerintahan ini merupakan wujud nyata komitmen kaum pekerja untuk membangun komunikasi yang konstruktif bersama para pemangku kebijakan daerah.
“Kami datang bukan untuk aksi demonstrasi, tetapi untuk membangun dialog yang harmonis dan bermartabat,” ujar Suherman.
Mewakili seluruh elemen pekerja, Suherman juga menyampaikan harapan baru terkait pelaksanaan perayaan Hari Buruh Internasional (May Day) di masa mendatang. Ia menginginkan peringatan momen buruh sedunia ini diubah konsepnya menjadi ajang silaturahmi yang jauh lebih produktif.
“Kami ingin May Day dirayakan dengan kegiatan yang inspiratif—ada dialog, hiburan, hingga apresiasi bagi pihak yang peduli terhadap buruh,” pungkasnya di akhir pertemuan.
(*Red)












