Faktakalbar.id, PONTIANAK — Kepolisian Daerah Kalimantan Barat (Polda Kalbar) menggelar simulasi Tactical Floor Game (TFG) di Gedung Graha Khatulistiwa, Kota Pontianak, pada Kamis (23/4/2026).
Kegiatan kepolisian ini merupakan strategi taktis dalam mematangkan pengamanan May Day 2026 atau Hari Buruh Internasional yang akan diperingati secara serentak pada tanggal 1 Mei mendatang.
Baca Juga: Polda Kalbar Buka Pelatihan Polisi Sadar Berkarakter di SPN Singkawang, Diikuti 175 Personel
Fokus utama dari persiapan pengamanan May Day 2026 ini diprioritaskan pada penjagaan ketat di sekitar objek-objek vital pemerintahan.
Salah satu titik sentral yang menjadi perhatian aparat keamanan adalah kawasan Kantor Gubernur Provinsi Kalimantan Barat, yang diproyeksikan menjadi lokasi utama berkumpulnya massa buruh untuk menyampaikan aspirasi.
Kegiatan simulasi tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Biro Operasi (Karo Ops) Polda Kalbar, Kombes Pol Marsdianto.
Acara ini turut didampingi oleh Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Pontianak, Kombes Pol Endang Tri Purwanto, serta diikuti oleh para perwira menengah dari berbagai satuan fungsi kepolisian dan perwakilan personel Polresta Pontianak.
Dalam arahannya di lokasi, Karo Ops Polda Kalbar menekankan bahwa kegiatan TFG ini sangat penting dilaksanakan guna memetakan dinamika situasi lapangan secara riil sebelum ribuan personel aparat diterjunkan.
“Melalui TFG ini, kita membedah seluruh potensi kerawanan yang mungkin terjadi. Saya instruksikan kepada seluruh jajaran untuk memahami peran masing-masing sesuai skenario yang telah disusun,” kata Marsdianto.
Ia menginstruksikan agar aparat di lapangan tidak menganggap enteng setiap potensi gangguan ketertiban.
“Kita tidak boleh meremehkan situasi, setiap pergerakan harus terkoordinasi dan terukur,” tegas Marsdianto.
Senada dengan instruksi tersebut, Kapolresta Pontianak Kombes Pol Endang Tri Purwanto menjelaskan skema dan tahapan operasional di titik sentral penyampaian aspirasi.
















