Faktakalbar.id, BENGKAYANG – Dalam upaya memperkuat kualitas tata kelola operasional dan mitigasi risiko perbankan, Bank Pembangunan Daerah (BPD) Kalimantan Barat atau Bank Kalbar Cabang Bengkayang menyelenggarakan kegiatan pelatihan internal bagi seluruh pegawainya.
Baca Juga: Wujud Kepedulian Sosial, Bank Kalbar Bengkayang Salurkan Bantuan Sembako untuk Lansia Aisyiyah
Kegiatan edukasi ini dipusatkan di Aula Lantai 3 Gedung Bank Kalbar Cabang Bengkayang, Minggu (12/4/2026).
Pelatihan tersebut secara spesifik mengusung pembahasan mengenai Training Budaya Patuh, Budaya Sadar Risiko dan Anti Fraud, Cyber Security Awareness, serta pemahaman komprehensif terkait Nilai-Nilai Dasar dan Budaya Perusahaan.
Acara yang dimulai pada pukul 09.00 WIB ini dibuka secara resmi oleh Pemimpin Bank Kalbar Cabang Bengkayang, Agus Purnomo.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran divisi dari kantor pusat, di antaranya Kepala Divisi Manajemen Risiko Mellania Erni, Kepala Divisi Kepatuhan Hilyati Dwiana, Kepala Bidang Sumber Daya Manusia Muhammad Amin, serta perwakilan Satuan Kerja Ketahanan dan Keamanan Siber Bank Kalbar, Efri.
Pelaksanaan kegiatan diawali dengan penyampaian kata sambutan dari Pemimpin Cabang Bengkayang, yang kemudian dilanjutkan dengan arahan teknis dari Kepala Divisi Manajemen Risiko dan Kepala Divisi Kepatuhan.
Setelah sesi pembukaan, agenda berlanjut pada pemaparan materi inti secara bergantian oleh tim dari divisi-divisi terkait hingga ditutup oleh tim dari Satuan Kerja Siber.
Materi budaya patuh dan sadar risiko ditekankan agar setiap pegawai perbankan memiliki kepekaan yang tinggi terhadap potensi pelanggaran, manipulasi, maupun kecurangan operasional (fraud) di lingkungan kerja. Pemahaman ini sangat krusial untuk menjaga integritas lembaga keuangan serta melindungi dana nasabah yang dititipkan kepada bank.
Baca Juga: Cetak Sejarah Jelang HUT ke-62, Bank Kalbar Sabet Medali Emas BUMD Nasional
Selain itu, di tengah pesatnya era digitalisasi layanan perbankan saat ini, pemahaman terkait keamanan siber (cyber security awareness) menjadi sebuah keharusan mutlak.
Tim Satuan Kerja Siber secara khusus membekali para pegawai dengan pengetahuan tentang ancaman kejahatan digital, seperti peretasan atau penipuan daring, serta langkah-langkah pencegahan ketat yang wajib diterapkan dalam aktivitas perbankan sehari-hari.
Tidak kalah penting, pemaparan mengenai nilai-nilai dasar dan budaya perusahaan ditujukan untuk menyamakan visi serta memperkuat etos kerja seluruh sumber daya manusia di Bank Kalbar Cabang Bengkayang.
Mewakili pihak penyelenggara, Agus Purnomo menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kegiatan berbagi pengetahuan (sharing knowledge) yang difasilitasi oleh jajaran divisi kantor pusat Bank Kalbar tersebut.
Pihak manajemen cabang berharap agar seluruh materi dan pemaparan yang telah disampaikan dapat diserap dengan baik oleh peserta.
Pengetahuan tersebut ditargetkan tidak hanya menjadi teori di atas kertas, melainkan dapat diimplementasikan secara langsung sebagai pedoman dan bekal yang tangguh bagi seluruh pegawai dalam menjalankan tugas pelayanan perbankan kepada masyarakat di Kabupaten Bengkayang.
(FR)
















