Faktakalbar.id, SANGGAU — Duka mendalam masih menyelimuti keluarga korban pembunuhan berinisial M di Kabupaten Sanggau.
Selain kehilangan anggota keluarga, pihak orang tua kini merasa terpukul dengan narasi motif pembunuhan yang beredar.
Baca Juga: Polisi Ungkap Motif Pembunuhan di Kost Sanggau: Pelaku Mengaku Sakit Hati
Dalam rekonstruksi yang digelar Senin (27/1/2026), keluarga secara tegas menolak motif utang piutang yang diklaim oleh pelaku.
Ayah korban, Charles Samosir, menyampaikan kekecewaannya secara langsung usai menyaksikan jalannya reka ulang adegan.
Ia keberatan dengan pengakuan pelaku yang menyebut korban memiliki utang sebesar Rp700 ribu, yang kemudian dijadikan alasan pemicu tindakan keji tersebut.
Tuntut Pemulihan Nama Baik
Charles menilai tudingan utang tersebut tidak berdasar. Bagi keluarga, narasi ini justru menambah beban psikologis dan mencoreng reputasi korban yang sudah meninggal dunia.
“Kami sebagai orang tua tidak percaya dan tidak setuju dengan pengakuan itu. Kami sudah meminta kepada penyidik agar informasi yang terlanjur beredar di media sosial soal utang anak kami diklarifikasi,” ujar Charles dengan nada kecewa.
Ia berharap aparat penegak hukum dapat meluruskan fakta ini agar keluarga korban pembunuhan dapat melepas kepergian anaknya dengan tenang tanpa fitnah yang menyertai.
















