Jembatan Penghubung Antar Dusun di Sanggau Nyaris Roboh, Warga Khawatir Timbulkan Korban

"Jembatan utama penghubung Kampung Sepona dan Menjaya di Desa Inggis, Sanggau kondisinya nyaris roboh. Warga mendesak pemerintah segera melakukan perbaikan. "
Jembatan utama penghubung Kampung Sepona dan Menjaya di Desa Inggis, Sanggau kondisinya nyaris roboh. Warga mendesak pemerintah segera melakukan perbaikan. (Dok. Faktakalbar.id)

Faktakalbar.id, SANGGAU – Jembatan utama penghubung di Desa Inggis, Kecamatan Mukok, Kabupaten Sanggau, mengalami kerusakan berat, nyaris roboh dan membahayakan keselamatan warga.

Jembatan ini menghubungkan Kampung Sepona dan Kampung Menjaya serta menjadi akses utama, mengingat jalur alternatif yang tersedia memerlukan waktu tempuh lebih dari dua jam.

Jembatan yang melintasi Sungai Engkakal anak sungai kapuas tersebut menjadi penghubung vital antara Kampung Sepona dan Kampung Menjaya.

Selain menopang mobilitas harian warga, jembatan itu juga dilalui anak-anak menuju sekolah serta masyarakat yang beraktivitas ekonomi.

Baca Juga: Rugikan Perusahaan Rp208 Juta, Sales Ditetapkan Tersangka Kasus Penggelapan di Tayan Hulu Sanggau

Alternatif lain sebenarnya tersedia, namun warga harus memutar dengan waktu tempuh lebih dari dua jam.

Kondisi ini membuat jembatan tersebut tetap digunakan meski dalam keadaan rusak berat.

Tokoh masyarakat setempat, Suhardi, mengatakan kerusakan jembatan sudah berlangsung cukup lama tanpa penanganan berarti.

“Ini jembatan penghubung utama antar kampung. Apakah harus menunggu korban dulu baru diperbaiki?” ujarnya.

Sejumlah warga juga mengingatkan risiko yang semakin besar. Getaran jembatan disebut makin terasa setiap kali dilintasi, sementara tiang penyangga di bawahnya banyak yang sudah patah. “Sekarang makin kuat goyangnya. Kalau belum ada perbaikan darurat, siapa pun bisa jadi korban,” kata ucup seorang warga.