Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Menggunakan tabir surya atau sunscreen kini sudah menjadi kebutuhan wajib untuk melindungi kulit dari bahaya paparan sinar ultraviolet. Namun, banyak orang masih salah kaprah dan mengira bahwa sekali oles di pagi hari sudah cukup melindungi kulit hingga malam tiba.
Faktanya, efektivitas krim pelindung matahari ini memiliki batas waktu tertentu dan bisa cepat memudar seiring dengan aktivitas yang Anda lakukan.
Secara umum, tabir surya hanya mampu memberikan perlindungan optimal selama dua hingga tiga jam pada kondisi aktivitas normal.
Baca Juga:Â Anti Ribet! Dokter Ungkap 3 Basic Skincare Pria Wajib, dari Face Wash Hingga Sunscreen
Meskipun Anda memilih produk dengan Sun Protection Factor atau SPF tingkat tinggi, lapisan pelindung ini tetap akan luntur dan menipis seiring berjalannya waktu. Anda harus memahami cara kerja dan durasi pakainya agar terhindar dari risiko kerusakan kulit hingga ancaman penuaan dini.
Pengaruh Keringat dan Pentingnya Oles Ulang
Ketahanan produk pelindung surya di kulit sangat bergantung pada seberapa berat aktivitas fisik yang Anda jalani. Produksi keringat yang berlebihan, kegiatan berenang, hingga kebiasaan mengusap wajah dengan tisu akan menyapu bersih lapisan pelindung tersebut dari permukaan kulit. Bagi Anda yang banyak melakukan aktivitas basah atau luar ruangan, sangat disarankan untuk mengoles ulang sunscreen secara rutin setiap empat puluh hingga delapan puluh menit sekali.
Sedangkan untuk pekerja kantoran atau aktivitas minim keringat, Anda tetap wajib melakukan reaplikasi setiap dua hingga tiga jam sekali. Sinar radiasi Ultraviolet A atau UVA terbukti mampu menembus kaca jendela dan secara perlahan merusak jaringan kulit Anda. Jangan pernah menunggu hingga kulit terasa perih atau memerah karena itu pertanda bahwa kulit Anda sudah terbakar matahari.
Baca Juga:Â Umur Ideal Anak Belajar Berenang dan Persiapan Wajib bagi Orang Tua
















