Pontianak  

Prakiraan Cuaca Kalimantan Barat Rabu 6 Mei Waspada Hujan Petir

Peta potensi hujan harian di wilayah Kalimantan Barat periode 6 hingga 12 Mei 2026 yang dirilis oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Peta potensi hujan harian di wilayah Kalimantan Barat periode 6 hingga 12 Mei. (Dok. BMKG Kalbar)

Faktakalbar.id, PONTIANAK – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) secara resmi merilis laporan prakiraan cuaca Kalimantan Barat yang memprediksi turunnya hujan dengan intensitas ringan hingga lebat di sejumlah wilayah, Rabu (6/5/2026).

Kondisi cuaca berupa hujan dengan intensitas tinggi ini diprakirakan akan mendominasi sebagian besar wilayah kabupaten dan kota, terutama pada rentang waktu siang hingga malam hari.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Kalimantan Barat Hari Ini Didominasi Hujan Ringan Hingga Sedang

Masyarakat secara khusus diimbau untuk segera meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat yang diprediksi kuat akan disertai oleh sambaran kilat atau petir.

Berdasarkan data peta potensi hujan harian yang dikeluarkan BMKG, rentang pemantauan periode 6 hingga 12 Mei 2026 menunjukkan bahwa hampir seluruh daerah di Provinsi Kalimantan Barat berada dalam tutupan awan hujan.

Pada hari ini, berbagai wilayah daratan tercatat berpotensi mengalami hujan pada tingkat sedang, yang meliputi Kabupaten Bengkayang, Kapuas Hulu, Kayong Utara, Ketapang, Kubu Raya, Landak, Melawi, Mempawah, Sambas, Sanggau, Sekadau, hingga Kabupaten Sintang.

Sementara itu, untuk daerah ibu kota provinsi yakni Kota Pontianak, prakiraan cuaca Kalimantan Barat menunjukkan indikator potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan. Meskipun indikator cuaca di wilayah perkotaan berstatus hujan ringan, warga di kawasan permukiman padat penduduk tetap diminta untuk bersiaga penuh terhadap kemungkinan munculnya genangan air di beberapa titik rawan banjir langganan akibat akumulasi curah hujan sore dan malam hari.

Pihak BMKG terus mengingatkan seluruh lapisan masyarakat yang harus beraktivitas di luar ruangan untuk selalu mengutamakan kewaspadaan keselamatan diri. Fenomena alam berupa hujan deras yang disertai kilat dan petir memiliki tingkat risiko kecelakaan fatal yang sangat tinggi. Oleh karena itu, warga sangat dilarang untuk mencari tempat berteduh di bawah pohon rindang, tiang jaringan listrik, maupun struktur kerangka reklame saat cuaca ekstrem sedang berlangsung.