PDI-P Ambil Jalur ‘Penyeimbang’ Pemerintah, Sikap Politik Abu-abu atau Strategi Kontrol Efektif?

"Puan Maharani tegaskan PDI-P sebagai partai penyeimbang, bukan oposisi murni. Publik menanti efektivitas fungsi kontrol kekuasaan di tengah dominasi pemerintah."
Puan Maharani tegaskan PDI-P sebagai partai penyeimbang, bukan oposisi murni. Publik menanti efektivitas fungsi kontrol kekuasaan di tengah dominasi pemerintah. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, JAKARTA — Teka-teki mengenai posisi politik PDI Perjuangan di era pemerintahan saat ini akhirnya dipertegas.

Bukan sebagai oposisi murni, namun Ketua DPP PDI-P Puan Maharani mendeklarasikan partainya sebagai “partai penyeimbang”.

Pernyataan ini disampaikan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I sekaligus HUT ke-53 PDI-P di Beach City International Stadium, Ancol, Minggu (11/1/2026).

Puan menolak anggapan bahwa posisi di luar kabinet berarti bersikap pasif.

Baca Juga: KPK Geledah Rumah Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto

Ia menegaskan bahwa peran penyeimbang adalah posisi strategis untuk mengawal jalannya kekuasaan agar tidak melenceng dari konstitusi.