“Kegiatan ini diharapkan membekali awak media dengan kemampuan teknis yang memadai untuk mendukung peliputan lapangan yang aman, profesional, dan bertanggung jawab,” ungkap pihak penyelenggara.
Keahlian navigasi ini menjadi modal vital bagi jurnalis, khususnya ketika harus melakukan peliputan di daerah rawan bencana, zona konflik, maupun medan berat seperti hutan dan pegunungan di mana orientasi arah menjadi kunci keselamatan.
(ra)











