Sesalkan Makian terhadap Pekerja Difabel Program MBG, Pemuda Muhammadiyah Kubu Raya Tuntut Sanksi Tegas

"Insiden dugaan makian terhadap pekerja disabilitas dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) memantik reaksi keras dari Pemuda Muhammadiyah Kubu Raya."
Insiden dugaan makian terhadap pekerja disabilitas dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) memantik reaksi keras dari Pemuda Muhammadiyah Kubu Raya. (Dok. HO/Faktakalbar.id)

Faktakalbar.id, KUBU RAYA – Insiden dugaan makian dan tindakan arogan yang dialami oleh seorang pekerja penyandang disabilitas bernama Nafila dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus memantik reaksi publik.

Ketua Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Kubu Raya, Unggul Ali Sadewo, secara terbuka menyatakan keprihatinan dan penyesalan mendalam atas peristiwa tersebut.

Ditemui pada Kamis (16/4), Unggul menilai perlakuan dari oknum pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terhadap pekerja difabel itu sangat mencederai etika dan nilai kemanusiaan.

Ia mengingatkan bahwa setiap pekerja memiliki hak yang sama untuk diperlakukan secara adil dan bermartabat.

Baca Juga: Pekerja Difabel Program MBG Diduga Terima Makian, Himpunan Difabel Muhammadiyah Tempuh Jalur Hukum

“Saya sangat menyesalkan kejadian ini. Sebagai manusia, kita harus memanusiakan manusia. Tidak seharusnya ada perlakuan arogansi atau makian dalam menyikapi persoalan,” tegas Unggul merespons kejadian tersebut.

Menurutnya, dinamika dan kesalahan teknis dalam sebuah pekerjaan adalah hal yang lumrah. Namun, evaluasi atas kinerja bawahan harus dilakukan melalui mekanisme komunikasi yang beradab dan profesional, bukan pelampiasan emosi yang merendahkan pihak lain.