Terungkap, Sindikat Penculik Bilqis Pakai Grup Adopsi FB, Satu Pelaku 9 Kali Jual Anak

"Polisi mengungkap sindikat penculik balita Bilqis (4,5) yang dijual Rp80 juta di Jambi. Pelaku menggunakan modus adopsi di grup Facebook."
Polisi mengungkap sindikat penculik balita Bilqis (4,5) yang dijual Rp80 juta di Jambi. Pelaku menggunakan modus adopsi di grup Facebook. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, NASIONAL – Polisi berhasil mengungkap modus operandi sindikat penculikan balita Bilqis Ramadhani (4,5), yang diculik dari Makassar dan ditemukan di Jambi.

Ternyata, para pelaku menggunakan grup “adopsi” di media sosial Facebook sebagai sarana jual beli anak.

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Devi Sujana, menjelaskan bahwa para pelaku ini aktif mencari dan menawarkan anak di berbagai grup Facebook tersebut.

“Terdapat beberapa grup Facebook yang membahas adopsi, yang kemudian menjadi ruang bagi para pelaku untuk menawarkan maupun mencari anak,” jelas Devi Sujana, Senin (10/11/2025).

Baca Juga: Dua Siswi MTs Negeri Singkawang Diduga Jadi Target Percobaan Penculikan

Sindikat ini secara spesifik mengincar anak-anak balita.

“Para pelaku mengutamakan anak berusia di bawah lima tahun, sesuai hasil interogasi terhadap tersangka,” katanya.

Polisi telah menangkap empat tersangka dari jaringan ini, yang berasal dari daerah berbeda: SY (30) warga Makassar, NH (29) warga Sukoharjo, Jawa Tengah, serta MA (42) dan AS (36) warga Jambi.

Devi mengungkapkan bahwa ini adalah jaringan kejahatan terorganisir yang sudah beraksi berkali-kali.

“Tersangka yang ditangkap di Sukoharjo diketahui telah tiga kali melakukan transaksi dengan pelaku berinisial Mary (MA) di Jambi, sementara Mary sendiri tercatat sudah sembilan kali melakukan praktik serupa,” ungkap Devi.

Bilqis diculik pada Minggu (2/11/2025) saat bermain di Taman Pakui Sayang, Makassar, ketika ayahnya sedang melatih tenis.