Faktakalbar.id, NASIONAL – Badan Pengelola (BP) BUMN bersama Danantara mulai melakukan langkah konkret untuk memperkuat ekosistem properti nasional melalui sinergi dengan sektor perbankan.
Langkah strategis ini diawali dengan pertemuan antara Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, bersama jajaran direksi bank pelat merah yang tergabung dalam Himbara (BRI, BNI, Mandiri, dan BTN) pada Rabu (13/5).
Fokus utama dari pertemuan tersebut adalah membedah berbagai hambatan serta mempercepat implementasi program social housing.
Baca Juga: BNI Taplus Rp 150 Ribu, BritAma Rp 50 Ribu, Cek Perbandingan Saldo Minimum 3 Bank BUMN Ini
Inisiatif ini krusial untuk memastikan masyarakat, terutama kelompok berpenghasilan rendah dan menengah, mendapatkan akses pembiayaan perumahan yang lebih luas, inklusif, dan berkelanjutan di tengah tantangan ekonomi global.
Dony Oskaria menekankan bahwa integrasi antar-BUMN sektor keuangan merupakan kunci untuk menciptakan skema pembiayaan yang lebih fleksibel dan tidak kaku.
“Pembahasan mencakup pengembangan skema pembiayaan yang adaptif, peningkatan akses masyarakat terhadap hunian layak, serta dukungan terhadap pembangunan kawasan permukiman yang terintegrasi dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” ujar Dony dalam keterangannya, Kamis (14/5).
Salah satu poin penting yang dibahas adalah upaya Himbara dalam menjangkau segmen masyarakat yang selama ini sulit mengakses KPR.
Dony menegaskan bahwa sinergi ini harus mampu melahirkan solusi nyata yang memudahkan kepemilikan rumah tanpa terbebani oleh birokrasi pembiayaan yang rumit.
Selain aspek hunian, penguatan sektor perumahan ini juga diproyeksikan menjadi mesin pertumbuhan ekonomi baru.
Bergeraknya sektor properti secara cepat diyakini akan mengakselerasi ratusan industri turunan, mulai dari material bangunan hingga furnitur.





















