Faktakalbar.id, NASIONAL – Lembaga pengelola investasi Danantara dipastikan bakal mengambil peran strategis dalam proyek hilirisasi bauksit di Kabupaten Mempawah.
Kepastian ini disampaikan langsung oleh Chief Executive Officer (CEO) Danantara, Rosan Perkara Roeslani, saat ditemui di Istana Negara, Jakarta, Kamis (8/1/2026).
Baca Juga: Prabowo Kebut Hilirisasi, Kalbar Terima Investasi Rp77 Triliun
Rosan menjelaskan bahwa keterlibatan Danantara akan fokus pada dua proyek besar di kawasan kaya mineral tersebut.
Proyek yang dimaksud adalah pembangunan smelter aluminium serta fasilitas Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR).
“Pembangunan smelter aluminium di Mempawah, kemudian fasilitas smelter grade alumina SGA dari bauksit,” kata Rosan kepada awak media.
Estimasi Nilai Investasi
Dalam perhitungannya, Rosan memaparkan kebutuhan dana yang cukup besar untuk merealisasikan infrastruktur industri tersebut.
Total investasi untuk pembangunan smelter aluminium diperkirakan mencapai US$2,4 miliar atau setara dengan Rp40,21 triliun (dengan asumsi kurs Rp16.755 per dolar AS).
















