“Nilai terbesar dari MTQ ini bukan hanya pada gelar juara, melainkan pada usaha memahami, mencintai, dan mengamalkan ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Gelaran MTQ Kecamatan Pontianak Selatan tahun ini secara khusus mengusung tema besar mengenai gerakan transformasi sosial keagamaan.
Tema besar tersebut berbunyi MTQ XXXIV sebagai Gerakan Transformasi Menuju Kota Pontianak yang Qur’ani, Cerdas, Berkarakter dan Adaptif.
Melalui tema strategis ini, pemerintah berharap semangat syiar ajaran Islam dapat terus hidup subur di lingkungan keluarga maupun lembaga pendidikan.
Baca Juga: MTQ Pontianak 2025: Kafilah Pontianak Utara Jadi yang Terbaik
Penerapan nilai keagamaan juga diharapkan mampu menyentuh lingkungan tempat kerja hingga masuk ke berbagai sendi kehidupan sosial masyarakat secara luas.
Wakil Wali Kota Pontianak secara terbuka mengajak seluruh elemen warga untuk terus mendukung program pembinaan baca tulis Al-Qur’an di lingkungan masing-masing.
Dukungan warga dinilai sangat krusial bagi upaya pembinaan calon qari dan qariah serta hafiz dan hafizah di masa mendatang.
Keberadaan berbagai kegiatan keagamaan serupa di Kota Pontianak juga dipastikan membutuhkan partisipasi aktif dari masyarakat agar berjalan secara berkesinambungan.
“Semoga dari Kecamatan Pontianak Selatan akan lahir generasi Qur’ani yang mampu mengharumkan nama Kota Pontianak di tingkat yang lebih tinggi,” tutupnya.
(*Red)





















