Faktakalbar.id, PONTIANAK – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pontianak bersama warga setempat menggelar aksi bersih parit di Pontianak yang berlokasi di Jalan Parit Pangeran Dalam, Kompleks Pondok Pangeran I dan II, Kelurahan Siantan Hulu, Kecamatan Pontianak Utara, pada Minggu (10/5/2026).
Kegiatan gotong royong yang dimulai pada pukul 07.00 WIB ini bertujuan untuk menjaga kebersihan lingkungan serta mengembalikan fungsi vital parit dalam kelancaran sistem drainase perkotaan.
Baca Juga: Inovasi DLH Pontianak: Sampah Plastik Kresek Sukses Diolah Menjadi Bahan Bakar Alternatif
Pelaksanaan kegiatan pembersihan lingkungan ini melibatkan partisipasi aktif dari berbagai elemen masyarakat wilayah setempat.
Warga dari Rukun Warga (RW) 27 dan RW 28, jajaran unsur pemerintah kecamatan, pengurus Rukun Tetangga (RT), tokoh masyarakat, lembaga swadaya masyarakat, perangkat daerah, hingga anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pontianak turut bahu-membahu terjun langsung dalam kegiatan tersebut.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Pontianak M Yamin menyatakan bahwa kolaborasi kebersihan ini merupakan bentuk nyata kepedulian bersama dalam merawat infrastruktur lingkungan sekitar permukiman.
“Kebersihan itu sebagian dari iman. Ini menjadi titik tolak kita untuk melakukan kegiatan hari ini,” ujarnya.
Yamin menjelaskan bahwa aksi bersih parit di Pontianak ini sangat sejalan dengan instruksi berjenjang dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, hingga Pemerintah Kota Pontianak. Pihaknya menekankan bahwa upaya memelihara kebersihan infrastruktur kota tidak bisa hanya mengandalkan peran tunggal pemerintah daerah, melainkan sangat membutuhkan keterlibatan langsung secara aktif dari masyarakat luas.
“Kita harus bersama-sama membersihkan lingkungan yang ada di sekitar kita. Mudah-mudahan ke depan Kota Pontianak semakin bersih, dan itu membutuhkan partisipasi kita semua,” katanya.
Dalam pelaksanaan gotong royong tersebut, personel DLH bersama para warga memfokuskan pembersihan pada area aliran parit sepanjang kurang lebih 500 meter. Yamin menaruh harapan besar agar semangat gotong royong merawat lingkungan ini tidak sekadar berhenti sebagai kegiatan seremonial semata.





















