5 Fakta Unik Soal Kentang yang Bikin Kamu Makin Doyan Makan Umbi Ini

"Temukan berbagai fakta unik soal kentang yang jarang diketahui, mulai dari sejarahnya hingga pernah ditanam di luar angkasa. Baca selengkapnya di sini!"
Temukan berbagai fakta unik soal kentang yang jarang diketahui, mulai dari sejarahnya hingga pernah ditanam di luar angkasa. Baca selengkapnya di sini! (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Siapa yang tidak kenal dengan kentang? Bahan makanan yang satu ini sangat mudah ditemukan dan bisa diolah menjadi berbagai macam hidangan lezat, mulai dari french fries, mashed potato, hingga perkedel.

Meski sering dianggap sebagai makanan biasa yang akrab di lidah, ternyata ada banyak fakta unik soal kentang yang jarang diketahui orang.

Mari kita simak beberapa fakta menarik tentang kentang yang akan membuat pandanganmu terhadap umbi-umbian ini berubah!

1. Sayuran Pertama yang Ditanam di Luar Angkasa

Baca Juga: Sering Dimusuhi Saat Diet, Ini 5 Manfaat Kentang yang Tak Terduga bagi Tubuh

Percaya atau tidak, kentang adalah sayuran pertama yang berhasil ditanam di luar angkasa.

Pada tahun 1995, teknologi pertanian aeroponic digunakan oleh NASA untuk menumbuhkan kentang di dalam pesawat ulang-alik Columbia.

Tujuannya adalah untuk menciptakan sumber makanan yang berkelanjutan bagi para astronot selama misi penerbangan luar angkasa yang panjang.

2. Berasal dari Pegunungan Andes

Meski sangat populer di Eropa dan Amerika Utara, kentang sebenarnya berasal dari wilayah Pegunungan Andes di Amerika Selatan, tepatnya di sekitar perbatasan Bolivia dan Peru.

Suku Inca telah membudidayakan tanaman dengan nama ilmiah Solanum tuberosum ini sejak ribuan tahun yang lalu, jauh sebelum bangsa Eropa menemukannya dan membawanya ke seluruh dunia.

3. Punya Lebih dari 4.000 Varietas

Jika kamu berpikir kentang hanya ada yang berwarna kuning kecokelatan, kamu salah besar.

Di seluruh dunia, terdapat lebih dari 4.000 varietas kentang dengan ukuran, bentuk, dan warna yang berbeda-beda.

Ada kentang yang kulit dan dagingnya berwarna ungu, merah, biru, hingga putih.

Setiap jenis memiliki tekstur dan kecocokan olahan yang berbeda pula.