-
Sematkan (Pin) hingga 20 Chat: Jika versi gratis hanya mengizinkan 3 obrolan, pelanggan Plus bisa memprioritaskan hingga 20 chat di posisi teratas.
-
18 Warna Tema Baru: Pengguna bisa mengganti warna hijau khas WhatsApp dengan pilihan warna elegan seperti Royal Purple, Deep Navy, Forest Green, hingga Sunset Orange.
-
14 Ikon Aplikasi Kustom: Ikon aplikasi di layar ponsel bisa diganti dengan berbagai desain, mulai dari efek glitter, gaya klasik, hingga tema kosmik.
-
10 Nada Dering Premium: Akses ke nada dering eksklusif yang membedakan identitas panggilan Anda.
-
Stiker Animasi Overlay: Fitur stiker mewah dengan efek animasi yang memenuhi layar. Menariknya, penerima tetap bisa melihat animasi ini meskipun mereka tidak berlangganan.
-
Kustomisasi Notifikasi Massal: Mengatur nada dan tema untuk beberapa daftar (list) chat sekaligus secara praktis.
Bocoran Harga Langganan
Meskipun Meta belum merilis daftar harga resmi secara global, bocoran dari tahap uji coba di Eropa menunjukkan angka sekitar 2,49 Euro (sekitar Rp 50.000) per bulan.
Namun, harga ini diprediksi akan jauh lebih terjangkau di pasar negara berkembang. Sebagai perbandingan, tarif di Pakistan dilaporkan hanya sebesar 229 PKR (sekitar Rp 14.000). Penyesuaian harga ini biasanya mengikuti regulasi pajak dan daya beli di masing-masing wilayah.
Baca Juga: Waspada Modus Aplikasi WhatsApp Palsu di iPhone: Targetkan Pengguna iOS lewat Phishing
Ketersediaan
Saat ini, WhatsApp Plus masih dalam tahap beta terbatas untuk sebagian pengguna Android di wilayah tertentu.
Meta berencana melakukan penyebaran fitur ini secara bertahap ke lebih banyak pengguna dan wilayah dalam beberapa minggu ke depan.
Langkah ini mempertegas strategi Meta untuk memonetisasi platformnya tanpa mengganggu kenyamanan pengguna gratisan yang sudah ada.
(*Drw)
















