Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Persaingan talenta di bidang Artificial Intelligence (AI) dan perangkat keras kini mencapai titik didih. Apple dilaporkan tengah menyiapkan “sogokan” fantastis bagi para karyawan kuncinya agar tidak menyeberang ke perusahaan kompetitor seperti Meta dan OpenAI.
Berdasarkan laporan terbaru, karyawan yang terlibat dalam proyek krusial seperti iPhone ditawarkan bonus tambahan senilai 200.000 dollar AS hingga 400.000 dollar AS (setara Rp3,3 miliar sampai Rp6,7 miliar). Langkah ini merupakan manuver defensif Apple untuk menjaga stabilitas tim internal mereka.
Baca Juga: Apple Siapkan Warna Mewah iPhone 18 Pro
Skema Bonus Berbasis Saham
Menariknya, bonus bernilai miliaran rupiah ini tidak diberikan dalam bentuk uang tunai sekaligus. Apple menggunakan skema insentif out-of-cycle (di luar siklus rutin) dengan ketentuan:
-
Bentuk Saham: Bonus diberikan dalam bentuk unit saham perusahaan.
-
Pencairan Bertahap: Saham hanya bisa dicairkan (vesting) secara bertahap selama periode empat tahun.
-
Syarat Bertahan: Jika karyawan memutuskan keluar sebelum masa empat tahun berakhir, maka sisa bonus yang belum cair akan hangus.
Strategi ini dirancang agar talenta penting memiliki keterikatan jangka panjang dengan perusahaan dan berpikir dua kali sebelum menerima pinangan dari pihak luar.
















