Baca Juga: Apple Resmi Rilis iOS 26.4.1: Perbaiki Bug iCloud dan Perkuat Keamanan iPhone
Gelombang Hengkangnya Punggawa Apple
Kekhawatiran raksasa Cupertino ini didasari oleh nyata adanya eksodus karyawan dalam beberapa tahun terakhir. Beberapa nama besar yang tercatat meninggalkan Apple antara lain:
-
Tang Tan: Mantan VP desain produk Apple yang kini memimpin divisi perangkat keras di OpenAI.
-
Abidur Chowdhury: Desainer di balik konsep iPhone Air yang kini bergabung dengan startup Hawk AI.
-
Mantan Karyawan: OpenAI dikabarkan telah merekrut lebih dari 40 mantan insinyur dan desainer Apple untuk memperkuat tim mereka.
Sepanjang tahun 2025 saja, puluhan engineer dilaporkan telah berpindah haluan ke Meta dan OpenAI untuk mengerjakan riset model AI serta teknologi masa depan.
Apakah Strategi Ini Efektif?
Meski nilainya sangat besar, strategi “sogokan” ini diprediksi tidak sepenuhnya menjamin kesetiaan karyawan.
Pada tahun 2021, Apple pernah mencoba langkah serupa dengan bonus sebesar 180.000 dollar AS, namun eksodus tetap terjadi karena perusahaan pesaing berani menawarkan paket kompensasi yang lebih menggiurkan atau visi proyek yang lebih menantang di sektor AI.
Industri kini menunggu apakah guyuran saham ini cukup kuat untuk menahan laju perpindahan otak (brain drain) dari Apple ke tangan Mark Zuckerberg (Meta) atau Sam Altman (OpenAI).
(*Drw)
















