Wali Kota Pontianak Dukung Penuh Usulan Proyek Strategis di Kalbar Tahun 2027

Wali Kota Pontianak mendukung usulan proyek strategis di Kalbar 2027, termasuk Jembatan Kapuas III dan Tol Kijing, guna atasi kemacetan dan pacu ekonomi.
Wali Kota Pontianak mendukung usulan proyek strategis di Kalbar 2027, termasuk Jembatan Kapuas III dan Tol Kijing, guna atasi kemacetan dan pacu ekonomi. (Dok. Ist)

“Kalau lahannya sudah bebas, biasanya pembangunan fisiknya lebih mudah,” jelasnya.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan dalam arahannya memaparkan bahwa Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Kalbar 2027 telah mengakomodasi ribuan aspirasi. Hal ini meliputi 4.210 usulan pokok-pokok pikiran DPRD, 698 usulan Musrenbang tingkat kabupaten/kota, serta 22 usulan dukungan pemerintah pusat untuk pembangunan berskala makro.

“Seluruh usulan harus ditelaah secara cermat, diselaraskan dengan arah kebijakan pembangunan daerah, serta dipilih berdasarkan tingkat urgensi, daya ungkit, dan kesesuaiannya dengan sasaran kinerja tahun 2027,” kata Ria Norsan.

Ria Norsan merincikan bahwa Pemprov Kalbar akan meneruskan sejumlah usulan kepada pemerintah pusat. Selain Jembatan Kapuas III dan tol Supadio-Kijing, pemerintah daerah juga mengajukan penyelesaian jalan paralel perbatasan Nanga Era–batas Kalimantan Timur, jalan poros tengah Kalimantan, serta pengembangan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Temajuk dan Sei Kelik.

Baca Juga: Urai Hambatan Logistik, Gubernur Ria Norsan Prioritaskan Akses Tol Menuju Pelabuhan Kijing

Proyek lainnya mencakup peningkatan Bandara Kota Singkawang, pembangunan Bandara Kayong Utara, jalan lingkar barat dan utara Kota Singkawang, pengembangan SPAM Regional Singkawang–Sambas, serta peningkatan sejumlah jalan dan jembatan strategis lintas kabupaten.

“Dukungan pusat terhadap proyek-proyek tersebut sangat penting, karena tidak hanya akan memperkuat konektivitas dan pelayanan dasar, tetapi juga menjadi pengungkit utama bagi pertumbuhan ekonomi, pemerataan pembangunan, dan penguatan daya saing wilayah Kalimantan Barat,” katanya menutup pemaparan.

(*Red)