“Tujuannya agar warga yang beraktivitas tetap nyaman, aman, sehingga bisa dimanfaatkan untuk wisata dan olahraga secara maksimal tanpa terganggu dengan sampah dan bangunan di luar ketentuan,” ungkapnya.
Menurut Wulanda, kebersihan dan kerapian harus dijaga secara konsisten mengingat kawasan tersebut merupakan salah satu destinasi unggulan yang kerap dikunjungi wisatawan.
“Selain itu juga sebagai bentuk dukungan jajaran Pemerintah Kota Pontianak terhadap program ASRI dari pemerintah pusat sehingga dampaknya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” ucapnya.
Ke depannya, pihak kecamatan bersama kelurahan akan terus berupaya melakukan sosialisasi secara persuasif agar para warga dan pedagang mematuhi aturan yang berlaku.
“Kami mengedepankan pendekatan humanis. Warga dan PKL tetap diberikan pemahaman agar dapat beraktivitas dengan tertib tanpa melanggar aturan,” pungkasnya.
(FR)
















