Bukan Sekadar Emping, Ini 5 Fakta Mengejutkan Melinjo yang Jarang Diketahui

"Sering dituduh penyebab asam urat, ternyata melinjo adalah superfood dengan antioksidan tinggi. Simak 5 fakta mengejutkan melinjo yang jarang diketahui ini."
Sering dituduh penyebab asam urat, ternyata melinjo adalah superfood dengan antioksidan tinggi. Simak 5 fakta mengejutkan melinjo yang jarang diketahui ini. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Siapa yang tidak kenal melinjo? Tanaman tropis yang satu ini sangat lekat dengan kuliner nusantara.

Mulai dari sayur asem yang segar hingga emping yang gurih dan sedikit pahit, melinjo selalu punya tempat di meja makan orang Indonesia.

Namun, di balik popularitasnya, melinjo sering kali mendapat stigma negatif.

Banyak orang buru-buru menghindarinya karena takut kadar asam urat melonjak. Padahal, jika ditelusuri lebih dalam, tanaman bernama latin Gnetum gnemon ini menyimpan rahasia kesehatan yang menakjubkan.

Baca Juga: Tak Suka Sayur? Ini 6 Buah Manis yang Ampuh Penuhi Kebutuhan Magnesium Tubuh

Ternyata, melinjo bukan sekadar bahan baku kerupuk. Berikut adalah 5 fakta mengejutkan tentang melinjo yang jarang diketahui banyak orang.

1. Superfood dengan Antioksidan Tinggi

Mungkin Anda terkejut mengetahui bahwa peneliti dari Jepang justru sangat mengagumi melinjo. Riset menunjukkan bahwa aktivitas antioksidan dalam biji melinjo sangat tinggi, bahkan digadang-gadang setara dengan Vitamin C.

Melinjo kaya akan senyawa resveratrol, zat yang sama yang ditemukan pada anggur merah. Senyawa ini berfungsi menangkal radikal bebas, mencegah penuaan dini, dan menjaga elastisitas kulit. Jadi, melinjo sebenarnya bisa menjadi salah satu rahasia awet muda alami.

2. Pengawet Makanan Alami

Pernahkah Anda memperhatikan bahwa masakan yang menggunakan daun atau biji melinjo, seperti sayur asem atau lodeh, cenderung tidak mudah basi dibandingkan sayur bayam? Hal ini bukan kebetulan.

Melinjo memiliki sifat antimikroba yang kuat. Kandungan alami di dalam daun dan bijinya mampu menghambat pertumbuhan bakteri pembusuk makanan. Nenek moyang kita secara tidak sadar telah memanfaatkan melinjo sebagai pengawet alami dalam masakan tradisional.

3. Tidak Selalu Jadi “Musuh” Asam Urat

Ini adalah fakta yang paling kontroversial.

Benarkah melinjo penyebab utama asam urat? Memang benar melinjo mengandung purin.

Namun, penelitian terbaru mengungkapkan bahwa ekstrak biji melinjo justru mengandung senyawa yang dapat menghambat enzim xantin oksidase enzim yang memproduksi asam urat.

Kuncinya ada pada cara pengolahan.

Melinjo yang digoreng (seperti emping) dan dikonsumsi dengan minyak jenuh memang berisiko.

Namun, jika direbus atau dijadikan sayur dalam porsi wajar, melinjo justru memberikan manfaat kesehatan tanpa memicu lonjakan asam urat yang drastis bagi orang sehat.

4. Sumber Protein Nabati yang Tangguh

Melinjo adalah tanaman purba yang sangat tangguh. Ia bisa tumbuh di tanah gersang sekalipun.

Ketangguhan ini menular pada kandungan nutrisinya.

Biji melinjo mengandung protein nabati yang cukup tinggi, yang penting untuk regenerasi sel tubuh dan meningkatkan stamina.

Tak heran jika di beberapa daerah, melinjo dianggap sebagai makanan penambah tenaga.